Dianggap Sesat, Gerakan Mentuhui Terus Dibasmi Polisi Khusus China

Sabtu, 09 November 2024 - 10:11 WIB
loading...
Dianggap Sesat, Gerakan...
Poster anti-sekte menggambarkan bagaimana otoritas China menghancurkan Association of Disciples atau Mentuhui. Foto/Weibo via Bitter Winter
A A A
BEIJING - Otoritas China telah memasukkan Association of Disciples (Mentuhui) ke dalam kategori Xie Jiao, istilah untuk gerakan yang disebut menyebarkan aliran sesat. Kelompok yang masuk kategori ini dianggap sebagai ancaman langsung terhadap keamanan nasional China.

Mengutip dari Bitter Winter, Sabtu (9/11/2024), aliran Falun Gong dan gereja The Church of Almighty God juga masuk kategori Xie Jiao.

Mentuhui dikenal juga dengan Teachings of the Third Redemption, sebuah nama yang menunjukkan klaim bahwa doktrin mereka berasal dari sumber keselamatan historis ketiga setelah bahtera Nuh dan salib Yesus Kristus.

Baca Juga: Melacak Jaringan Global Produk Palsu China

Gerakan tersebut didirikan oleh Ji Sanbao (季三保, 1940–1997), mantan anggota gereja True Jesus Church pada tahun 1989. Gerakan ini terdaftar sebagai Xiie Jiao pada 1990, dan dilaporkan mengalami gangguan hebat dari otoritas China.

Sejak tahun 2020, pihak berwenang China meluncurkan kampanye nasional yang bertujuan memberantas Mentuhui, yang, seperti bentuk-bentuk agama yang dianggap “ilegal" lainnya di China, telah mengalami pertumbuhan baru selama pandemi Covid-19.

Selama kampanye nasional ini, polisi anti-Xie Jiao menemukan sesuatu yang tak terduga. Selama sekitar sepuluh tahun terakhir, di daerah terpencil di Yunnan, tanpa sepengetahuan pihak berwenang China, seluruh desa telah berpindah agama ke agama Mentuhui.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
Ahmad Sahroni Bentuk...
Ahmad Sahroni Bentuk ASC Padel, Rekrut Pelatih Spanyol untuk Cetak Atlet
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Berita Terkini
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved