Jenderal Tertinggi IRGC Ancam Balas Serang Israel: Respons Kami Tak Akan Terbayangkan!

Jum'at, 01 November 2024 - 06:53 WIB
loading...
Jenderal Tertinggi IRGC...
Panglima IRGC Iran Mayor Jenderal Hossein Salami mengancam akan membalas serangan Israel 26 Oktober lalu. Foto/Business Standard
A A A
TEHERAN - Panglima Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran Mayor Jenderal Hossein Salami mengancam akan membalas serangan Israel 26 Oktober lalu.

"Anda membuat kesalahan lagi dan Anda akan menderita. (Respons kami) tidak akan terbayangkan," kata jenderal tertinggi IRGC tersebut, seperti dikutip dari Iran International, Jumat (1/11/2024).

Pernyataan wakilnya, Brigadir Jenderal Ali Fadavi bahkan lebih keras. "Kami dapat menargetkan semua yang dimiliki Israel dalam satu operasi," katanya, menyebut respons Iran "pasti".

Baca Juga: AS Ibaratkan Iran Telanjang setelah Seluruh Sistem Rudal S-300 Dilumpuhkan Israel

Ancaman yang hampir bersamaan dari dua komandan senior IRGC Iran itu muncul saat Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken berbicara tentang beberapa kemajuan dalam perundingan untuk perjanjian gencatan senjata antara Hizbullah Lebanon yang didukung Iran dan Israel.

Perjanjian itu akan membuat tentara Lebanon dan pasukan penjaga perdamaian PBB menggantikan Hizbullah.

Pejabat Iran belum mengomentari prospek perjanjian semacam itu.

Namun, suasana hati di Teheran tersampaikan dalam bentuk pesan dari komandan operasi luar negeri IRGC (Pasukan Quds) Brigadir Jenderal Esmail Qaani kepada pemimpin Hizbullah Naim Qassem untuk memberi selamat kepadanya atas pengangkatannya sebagai sekretaris jenderal baru kelompok tersebut.

“Saudara-saudara Anda di Pasukan Quds akan tetap berada di sisi Hizbullah sampai pohon jahat Zionisme dicabut dan disingkirkan serta Palestina dan Yerusalem dibebaskan,” demikian bunyi pesan Qaani, menurut media yang berafiliasi dengan pemerintah Iran.

Ulama paling senior di kantor Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Mohammad Mohammadi Golpayegani, juga menanggapi dengan komentar yang mengancam.

"Serangan Israel baru-baru ini terhadap negara kami adalah tindakan putus asa yang akan ditanggapi dengan respons yang keras dan menghukum," katanya.

Laporan di media AS pada Kamis malam tampaknya menguatkan pesan dari Teheran.

The New York Times mengutip tiga pejabat Iran yang mengatakan Khamenei telah menginstruksikan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi negara itu untuk mempersiapkan serangan balasan terhadap Israel.

Media AS lainnya, Axios, mengutip sumber intelijen Israel yang mengatakan serangan Iran mungkin terjadi bahkan sebelum pemilihan presiden AS pada 5 November.

Serangan itu, menurut Axios, dapat dilakukan dari wilayah Irak dan dengan bantuan dari kelompok bersenjata sekutu Iran di negara itu.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Mengapa Gol Iran ke...
Mengapa Gol Iran ke Gawang Mesir Dianulir? Ini Penjelasan Aturan Offside di Piala Dunia 2026
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Hajar Makau, Indonesia...
Hajar Makau, Indonesia Amankan Tiket Perempat Final Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2026
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
Iran Dilaporkan Akan...
Iran Dilaporkan Akan Serang Israel dari Wilayah Irak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved