Para Bos Teknologi Berbondong-bondong Hadiri Acara Mohammed bin Salman di Arab Saudi

Senin, 28 Oktober 2024 - 15:59 WIB
loading...
Para Bos Teknologi Berbondong-bondong...
Para bos teknologi dan keuangan dunia telah bersiap untuk menghadiri Future Investment Initiative, acara yang diselenggarakan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman. Foto/SPA
A A A
RIYADH - Arab Saudi akan menjadi tuan rumah bagi nama-nama besar di bidang keuangan dan teknologi dunia pada pekan depan.

Acara ini menjadi tes bagi minat investor terhadap ambisi kerajaan untuk mengubah dirinya menjadi pusat global di tengah meluasnya konflik Timur Tengah.

Para eksekutif internasional harus bersaing dengan kawasan yang diguncang ketegangan geopolitik, dengan ancaman konfrontasi militer lebih lanjut antara Israel dan Iran pada tingkat tertinggi dalam beberapa dekade.

Mereka akan mendarat di negara yang semakin menghadapi kenyataan bahwa kekayaan minyaknya yang melimpah pun memiliki keterbatasan.

Baca Juga: Arab Saudi Buka Sindalah, Pulau Mewah NEOM Impian Pangeran Mohammed bin Salman

Namun, mereka yang akan tiba di Future Investment Initiative (FII)—yang sering dijuluki Davos di padang pasir—tampaknya tidak gentar, merasakan peluang untuk ikut serta dalam pembangunan kembali ekonomi Visi 2030 senilai triliun dolar milik Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

David Solomon dari Goldman Sachs Group Inc, Jane Fraser dari Citigroup Inc, dan Larry Fink dari BlackRock Inc telah menjadi pengunjung tetap di pertemuan puncak Riyadh dan akan kembali tahun ini.

Mencerminkan fokus Arab Saudi pada teknologi dan kecerdasan buatan, mereka akan bergabung dengan nama-nama terkemuka di industri tersebut.

Presiden Alphabet Inc Ruth Porat dan Kepala Eksekutif TikTok Inc Shou Chew akan berbicara di pertemuan puncak tersebut untuk pertama kalinya.

Benjamin Horowitz, pengusaha teknologi dan salah satu pendiri raksasa modal ventura Andreessen Horowitz, juga akan hadir.

Wall Street dan Silicon Valley semakin beralih ke Timur Tengah yang kaya minyak karena likuiditas semakin ketat di belahan dunia lain, terutama China.

Kerajaan Arab Saudi sendiri menguasai hampir USD1 triliun kekayaan negara, meskipun Putra Mahkota Mohammed bin Salman ingin para raksasa industri berhenti menggunakan uang itu di luar negeri dan malah membantu mendukung ambisi domestiknya.

Namun latar belakangnya adalah meningkatnya ketidakpastian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Sekutu Trump: Pangeran...
Sekutu Trump: Pangeran MBS Bisa Akui Israel Hari Ini, Masalahnya Ada di Raja Salman
5 Alasan Trump Ingin...
5 Alasan Trump Ingin Mewujudkan Tatanan Baru dengan Penerapan Perjanjian Abraham kepada Negara Muslim
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Menteri Turki Sebut...
Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka
Rekomendasi
Menang Undian Tabungan...
Menang Undian Tabungan Dahsyat MNC Bank, Nasabah Manfaatkan untuk Kuliah Anak
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Dirjen Imigrasi Ungkap...
Dirjen Imigrasi Ungkap Alasan Tyo Nugros Dicekal ke Malaysia
Berita Terkini
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Infografis
Arab Saudi Tangguhkan...
Arab Saudi Tangguhkan Visa Warga 14 Negara Termasuk Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved