1 dari 4 Warga AS Yakin Pecah Perang Saudara setelah Pemilu Presiden
Jum'at, 25 Oktober 2024 - 19:30 WIB
loading...
Kamala Harris dan Donald Trump berkampanye untuk pemilu presiden AS. Foto/anadolu
A
A
A
WASHINGTON - Sekitar 27% warga Amerika Serikat (AS) percaya perang saudara kemungkinan akan terjadi setelah pemilu presiden AS mendatang.
Data itu menurut jajak pendapat YouGov baru-baru ini, dengan para pendukung Donald Trump dan Kamala Harris mengungkapkan kekhawatiran yang sama.
Sejumlah besar warga Amerika khawatir pemilu mendatang dapat menyebabkan kekerasan politik, dengan 6% menyatakan perang saudara kedua "sangat mungkin terjadi" dan 21% mengatakan "agak mungkin terjadi."
Proporsi pendukung Trump dan Harris yang hampir sama menganggap perang saudara setidaknya agak mungkin terjadi, menurut survei yang dilakukan antara 18-21 Oktober untuk The Times dan proyek SAY24.
Dari 1.266 responden, 12% mengatakan mereka mengenal seseorang yang mungkin akan angkat senjata jika mereka yakin kandidat Republik Trump dicurangi hingga tidak menang, sementara 5% melaporkan mengenal seseorang yang akan melakukan hal yang sama untuk saingan Demokrat Harris.
Data itu menurut jajak pendapat YouGov baru-baru ini, dengan para pendukung Donald Trump dan Kamala Harris mengungkapkan kekhawatiran yang sama.
Sejumlah besar warga Amerika khawatir pemilu mendatang dapat menyebabkan kekerasan politik, dengan 6% menyatakan perang saudara kedua "sangat mungkin terjadi" dan 21% mengatakan "agak mungkin terjadi."
Proporsi pendukung Trump dan Harris yang hampir sama menganggap perang saudara setidaknya agak mungkin terjadi, menurut survei yang dilakukan antara 18-21 Oktober untuk The Times dan proyek SAY24.
Dari 1.266 responden, 12% mengatakan mereka mengenal seseorang yang mungkin akan angkat senjata jika mereka yakin kandidat Republik Trump dicurangi hingga tidak menang, sementara 5% melaporkan mengenal seseorang yang akan melakukan hal yang sama untuk saingan Demokrat Harris.
Lihat Juga :