Mesir dan Qatar Tolak Rencana Berbahaya AS Gulingkan Hizbullah di Lebanon

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 06:15 WIB
loading...
Mesir dan Qatar Tolak...
Orang-orang berkumpul di ibu kota Yaman, Sana’a, untuk mengutuk serangan Israel di Jalur Gaza dan Lebanon, saat pawai di Sana’a, Yaman pada 4 Oktober 2024. Foto/Mohammed Hamoud/Anadolu Agency
A A A
KAIRO - Amerika Serikat (AS) dilaporkan mengusulkan dorongan untuk pemilihan umum di Lebanon dalam upaya menggulingkan Hizbullah secara politik setelah pembunuhan para pemimpinan kelompok itu oleh Israel dalam beberapa pekan terakhir.

Meski demikian, beberapa negara Arab melihat rencana seperti itu sebagai "tidak realistis dan bahkan berbahaya".

Menurut laporan Wall Street Journal (WSJ) yang mengutip pejabat Amerika dan Arab, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken telah berbicara dengan para pemimpin Qatar, Mesir, dan Arab Saudi dalam upaya menggalang dukungan bagi rencana yang diusulkan yang akan menyelenggarakan pemilu presiden baru di Lebanon.

Dalam apa yang dilaporkan Washington sebagai peluang untuk akhirnya mencapai resolusi politik di Beirut setelah bertahun-tahun mengalami kebuntuan, proposal tersebut dilaporkan bertujuan memanfaatkan melemahnya Hizbullah oleh serangan Israel baru-baru ini dengan menggulingkannya dalam pemilu baru.

Laporan tersebut sejalan dengan pernyataan juru bicara Departemen Luar Negeri AS Matthew Miller pada konferensi pers awal pekan ini, di mana dia mengatakan pemerintah bermaksud melihat Lebanon "mematahkan cengkeraman Hizbullah terhadap negara tersebut dan mencabut hak veto Hizbullah atas seorang presiden."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Merudal Kapal Tanker...
Iran Merudal Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz, Situasi Memanas Lagi
Israel Terusik, Netanyahu...
Israel Terusik, Netanyahu Desak AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
Iran Kecam Trump karena...
Iran Kecam Trump karena Ancam Lenyapkan Semua Orang di Pemakaman Khamenei dengan Sekali Tembak
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Qatar Ungkap Kemajuan...
Qatar Ungkap Kemajuan Positif dalam Dialog AS-Iran, Negosiasi Bakal Berlanjut
Terungkap! Motif Pria...
Terungkap! Motif Pria Tabrakkan Pesawat ke Gedung di China Diduga Bunuh Diri
Rekomendasi
DPP PPP Menangkan 5...
DPP PPP Menangkan 5 Gugatan Sengketa Internal, PN Jakpus Perkuat Legalitas Kepengurusan Partai
2 Wilayah Dilanda Karhutla,...
2 Wilayah Dilanda Karhutla, BNPB Catat Banjarbaru Terparah dengan 3,7 Hektare Terbakar
Deretan Fakta Menarik...
Deretan Fakta Menarik Usai Spanyol Singkirkan Portugal
Berita Terkini
Revolusi Islam di Iran...
Revolusi Islam di Iran Akan Terus Berlanjut, Ini 3 Indikasi Utamanya
Kehancuran Israel Bukan...
Kehancuran Israel Bukan dari Musuh Asing! Mayoritas Warga Zionis Takut Terjadi Perang Saudara
5 Pemakaman Tokoh Dunia...
5 Pemakaman Tokoh Dunia dengan Biaya Fantastis, Ada yang Capai Rp14,4 Triliun
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
Infografis
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved