Filipina Geram China Langgar Perjanjian Perihal Bentrokan di Laut China Selatan

Rabu, 02 Oktober 2024 - 16:29 WIB
loading...
A A A
Video dan foto, termasuk yang diambil jurnalis dari jaringan televisi Amerika Serikat yang berada di atas salah satu kapal Coast Guard Filipina, menunjukkan bahwa kapal-kapal China telah menyebabkan tabrakan tersebut.

Baca Juga: Filipina dan China Saling Menyalahkan atas Manuver Berbahaya di Laut China Selatan

Dua kapal Coast Guard Filipina, BRP Bagacay dan BRP Cape Engaño, menghadapi manuver yang melanggar hukum dan agresif dari kapal-kapal Coast Guard China saat dalam perjalanan menuju pulau Patag dan Lawak yang diduduki oleh pasukan Filipina, demikian pernyataan Satuan Tugas Nasional Filipina di Laut Filipina Barat.

Tabrakan dengan salah satu kapal China tersebut menciptakan sebuah lubang di dek kapal Filipina BRP Cape Engano berukuran sekitar lima inci. Kapal Filipina lainnya, BRP Bagacay, ditabrak dua kali di sisi kiri dan kanan oleh kapal China yang lain, yang mengakibatkan kerusakan struktural parah.

Ada kapal Coast Guard dan Angkatan Laut China serta 31 kapal milisi yang terlibat dalam serangan itu.

Sabina Shoal, yang terletak sekitar 140 kilometer di sebelah barat provinsi pulau Palawan di Filipina telah menjadi titik api baru dalam sengketa teritorial antara China dan Filipina di Laut China Selatan; setelah Second Thomas Shoal.

Coast Guard Filipina telah mengerahkan salah satu kapal patroli utamanya, BRP Teresa Magbanua, ke Sabina I setelah para ilmuwan Filipina menemukan tumpukan karang hancur yang terendam di perairan dangkalnya; yang menimbulkan kecurigaan bahwa China mungkin sedang mempersiapkan pembangunan struktur di atol tersebut.

Hal yang tampaknya paling membuat Filipina kesal adalah bahwa di atas kapal-kapal yang rusak itu terdapat sajian es krim untuk personel di atas BRP Teresa di peringatan Hari Pahlawan Nasional Filipina.

Pengganggu Perdamaian Terbesar


Pada 24 Agustus lalu, sebuah pesawat biro perikanan Filipina yang melakukan patroli rutin di Laut China Selatan diancam suar yang ditembakkan dari pangkalan pulau China.

Pesawat Cessna 208B Grand Caravan milik Biro Perikanan dan Sumber Daya Perairan terbang di dekat Subi Reef ketika melihat suar ditembakkan dari atol penangkapan ikan, yang telah diubah oleh China menjadi pangkalan pulau militer.

Pesawat perikanan yang sama menjadi sasaran “gangguan” pada 19 Agustus ketika sebuah jet tempur Angkatan Udara China "terlibat dalam manuver yang tidak bertanggung jawab dan berbahaya, menyebarkan suar beberapa kali pada jarak yang sangat dekat sekitar 15 meter" di dekat Scarborough Shoal yang disengketakan, menurut Satgas Nasional Filipina.

"Jet tempur Cina tidak terprovokasi, namun tindakannya menunjukkan niat berbahaya yang membahayakan keselamatan personel di dalam pesawat BFAR,” ujar satgas tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Berita Terkini
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved