Sebagian Besar Tentara Ukraina Hanya Bertahan Beberapa Hari

Minggu, 29 September 2024 - 20:20 WIB
loading...
A A A
Para komandan yang berbicara kepada Financial Times mengatakan bahwa mereka menganggap pelatihan ini tidak ada gunanya, karena banyak instruktur AFU sendiri yang belum pernah melihat pertempuran.

"Beberapa dari mereka bahkan tidak tahu cara memegang senapan," kata seorang perwira. "Mereka lebih banyak mengupas kentang daripada menembakkan peluru," keluhnya, menjelaskan bahwa ia telah membeli senjata paintball untuk mengajari anak buahnya cara menembak tanpa membuang amunisi.

Mereka yang selamat sering kali menghilang tanpa kabar setelah rotasi pertama mereka, sementara yang lain sangat terkejut dan kelelahan sehingga mereka dirawat di bangsal psikiatri, demikian laporan surat kabar tersebut. Karena AFU tidak memiliki kewajiban hukum untuk mendemobilisasi pasukan, bergabung dengan tentara atau wajib militer dipandang oleh para rekrutan sebagai "tiket sekali jalan," kata seorang veteran sepuluh tahun kepada Financial Times.

Sementara militer Ukraina tidak mempublikasikan angka korban, Kementerian Pertahanan Rusia memperkirakan kerugian Kiev sejak Februari 2022 sekitar setengah juta orang.

Namun, pemimpin Ukraina Vladimir Zelensky menegaskan bahwa dengan lebih banyak senjata dan uang dari Barat, Rusia dapat "dipaksa untuk berdamai." Moskow menganggap keyakinan Zelensky pada kemenangan militer sebagai "delusi," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov awal minggu ini.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Ganas! Iran Gempur Markas...
Ganas! Iran Gempur Markas Komando AS di Suriah, Klaim Bunuh Tentara dan Hancurkan Heli
Rekomendasi
JPO Tendean Bakal Dibangun...
JPO Tendean Bakal Dibangun Lagi, Jangka Pendek Bikin Zebra Cross
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
Mengenal Slavko Vincic,...
Mengenal Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Berita Terkini
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Infografis
600 Tentara Korea Utara...
600 Tentara Korea Utara Tewas saat Perang Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved