Sebagian Besar Tentara Ukraina Hanya Bertahan Beberapa Hari

Minggu, 29 September 2024 - 20:20 WIB
loading...
Sebagian Besar Tentara...
Sebagian besar tentara Ukraina hanya bertahan beberapa hari. Foto/X
A A A
MOSKOW - Militer Ukraina telah sangat terkuras oleh pengurangan personel sehingga pasukan infanteri baru sering kali tidak layak untuk bertempur dan melarikan diri saat melihat tanda-tanda pertama pertempuran.

Melansir Financial Times, di beberapa unit, sekitar dua pertiga tentara dilaporkan tewas atau terluka dalam beberapa hari setelah tiba di garis depan.

Kekurangan tenaga kerja telah melanda Angkatan Bersenjata Ukraina (AFU) selama lebih dari setahun, menurut laporan di media Ukraina dan Barat. Setelah beberapa putaran wajib militer, usia rata-rata tentara Ukraina sekarang adalah 45 tahun, dan banyak dari mereka yang dikirim ke garis depan tidak layak untuk bertempur, beberapa komandan dan tentara mengatakan kepada surat kabar Inggris tersebut.

"Ketika orang-orang baru tiba di posisi itu, banyak dari mereka yang melarikan diri saat ledakan granat pertama," kata seorang wakil komandan yang bertempur di dekat Ugledar di Wilayah Donetsk, dilansir Financial Times.

Komandan lain yang unitnya berusaha menguasai kota Khurakove di dekatnya mengatakan bahwa "beberapa orang membeku [karena] mereka terlalu takut untuk menembak musuh, dan kemudian merekalah yang melarikan diri dalam kantong mayat atau terluka parah."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Prabowo dan Menlu Turkiye...
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertemu di Hambalang, Bahas Isu Palestina hingga Timur Tengah
Viral KBRI Tokyo Umumkan...
Viral KBRI Tokyo Umumkan Resepsi Pernikahan Orang Utan Kalimantan di Tobe Zoo Jepang
Rekomendasi
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
Berita Terkini
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
Infografis
Kehadiran Tentara NATO...
Kehadiran Tentara NATO di Ukraina Berarti Perang Habis-habisan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved