Profil Gamal Abdel Nasser, Presiden Mesir yang Eksekusi Ulama Sayyid Qutb

Jum'at, 20 September 2024 - 13:35 WIB
loading...
A A A
Sayyid Qutb sudah menulis banyak buku, 24 buku diterbitkan dan sekitar 30 lainnya tidak diterbitkan karena berbagai alasan—terutama penghancuran oleh negara.

Lingkaran dalam Sayyid Qutb sebagian besar terdiri dari politisi, intelektual, penyair, dan tokoh sastra yang berpengaruh, baik yang seusia dengannya maupun dari generasi sebelumnya.

Pada pertengahan tahun 1940-an, banyak tulisannya yang dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah, perguruan tinggi, dan universitas.

Sayyid Qutb ditangkap pada 1965 atas tuduhan terlibat dalam konspirasi untuk menggulingkan pemerintah Nasser.

Nasser melihat Qutb dan para pengikutnya sebagai ancaman terhadap stabilitas negara.

Meskipun Qutb dan kelompoknya tidak terbukti terlibat dalam kekerasan, Nasser memutuskan untuk menindak tegas.

Pada 29 Agustus 1966, Sayyid Qutb dieksekusi gantung.

Eksekusi ini menimbulkan reaksi keras, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional.

Banyak yang menganggapnya sebagai tindakan represif terhadap kebebasan berpendapat dan beragama, yang berujung pada munculnya berbagai gerakan Islamis yang menentang rezim Nasser.

Meskipun sebagian besar kritiknya ditujukan kepada dunia Muslim, Qutb juga sangat tidak setuju dengan masyarakat dan budaya Amerika Serikat, yang dia lihat sebagai materialistis, dan terobsesi dengan kekerasan dan kenikmatan seksual.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Israel Terus Bombardir...
Israel Terus Bombardir Gaza, Mesir Marah Besar!
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Berita Terkini
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved