Profil Gamal Abdel Nasser, Presiden Mesir yang Eksekusi Ulama Sayyid Qutb
Jum'at, 20 September 2024 - 13:35 WIB
loading...
A
A
A
Nasser memulai karier politiknya secara aktif setelah terlibat dalam kudeta yang dikenal sebagai Revolusi 1952.
Bersama kelompok yang disebut "Free Officers", dia berhasil menggulingkan monarki Raja Farouk.
Pada tahun 1954, Nasser diangkat sebagai Perdana Menteri (PM) dan kemudian menjabat sebagai Presiden Mesir pada tahun 1956 setelah mengundurkan diri sebagai PM.
Sebagai presiden, Nasser dikenal dengan kebijakan nasionalisme Arab dan sosialisme.
Dia melakukan reformasi agraria yang signifikan, memodernisasi sektor pendidikan, dan mendorong industrialisasi.
Salah satu momen paling bersejarah dalam kepemimpinannya adalah nasionalisasi Terusan Suez pada tahun 1956, yang tidak hanya meningkatkan statusnya di Mesir tetapi juga di seluruh dunia Arab.
Nasser juga berupaya membentuk Uni Arab untuk meningkatkan kerjasama antarnegara Arab, meskipun hasilnya sering kali terbatas.
Dia menjadi simbol kebangkitan nasionalisme Arab dan mendapatkan dukungan luas dari rakyat Mesir dan negara-negara Arab lainnya.
Nasser meninggal pada 28 September 1970, setelah mengalami serangan jantung. Warisannya dalam politik Mesir dan dunia Arab terus memengaruhi perkembangan kawasan hingga saat ini.
Sayyid Ibrahim Husayn Shadhili Qutb, lahir 9 Oktober 1906 dan meninggal 29 Agustus 1966, adalah seorang ulama besar, ahli teori politik, dan revolusioner Mesir.
Dia tercatat sebagai anggota terkemuka Ikhwanul Muslimin. Dia dijuluki sebagai "Bapak Jihadisme Salafi", doktrin religi-politik yang mendasari akar ideologis organisasi-organisasi jihad global seperti al-Qaeda.
Bersama kelompok yang disebut "Free Officers", dia berhasil menggulingkan monarki Raja Farouk.
Pada tahun 1954, Nasser diangkat sebagai Perdana Menteri (PM) dan kemudian menjabat sebagai Presiden Mesir pada tahun 1956 setelah mengundurkan diri sebagai PM.
Sebagai presiden, Nasser dikenal dengan kebijakan nasionalisme Arab dan sosialisme.
Dia melakukan reformasi agraria yang signifikan, memodernisasi sektor pendidikan, dan mendorong industrialisasi.
Salah satu momen paling bersejarah dalam kepemimpinannya adalah nasionalisasi Terusan Suez pada tahun 1956, yang tidak hanya meningkatkan statusnya di Mesir tetapi juga di seluruh dunia Arab.
Nasser juga berupaya membentuk Uni Arab untuk meningkatkan kerjasama antarnegara Arab, meskipun hasilnya sering kali terbatas.
Dia menjadi simbol kebangkitan nasionalisme Arab dan mendapatkan dukungan luas dari rakyat Mesir dan negara-negara Arab lainnya.
Nasser meninggal pada 28 September 1970, setelah mengalami serangan jantung. Warisannya dalam politik Mesir dan dunia Arab terus memengaruhi perkembangan kawasan hingga saat ini.
Cerita Ekskusi Ulama Sayyid Qutb
Sayyid Ibrahim Husayn Shadhili Qutb, lahir 9 Oktober 1906 dan meninggal 29 Agustus 1966, adalah seorang ulama besar, ahli teori politik, dan revolusioner Mesir.
Dia tercatat sebagai anggota terkemuka Ikhwanul Muslimin. Dia dijuluki sebagai "Bapak Jihadisme Salafi", doktrin religi-politik yang mendasari akar ideologis organisasi-organisasi jihad global seperti al-Qaeda.
Lihat Juga :