3 Alasan Ukraina Inginkan Presiden Rusia Vladimir Putin Mati

Jum'at, 13 September 2024 - 14:05 WIB
loading...
3 Alasan Ukraina Inginkan...
Para elite berkuasa di Ukraina inginkan Presiden Rusia Vladimir Putin agar perang berakhir. Foto/Kristina Kormilitsyna/Sputnik/Kremlin Pool Photo via AP
A A A
JAKARTA - Keinginan Ukraina, terutama para elite yang berkuasa, sekarang adalah kematian Presiden Rusia Vladimir Putin. Mereka percaya bahwa kematian pemimpin Kremlin akan mengakhiri perang.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Juli lalu blakblakan ingin membunuh Putin ketika dia melihat anak-anak Ukraina meninggal akibat serangan rudal Rusia.

"Bagi saya, Anda tahu, selalu, bagi semua orang, saya pikir, ini sangat sensitif. Saya seorang ayah, saya seorang Presiden, saya seorang manusia. Sangat sulit, sangat sulit kehilangan orang, sangat sulit kehilangan anak. Dan tentu saja Anda melihat orang-orang ini, Anda melihat orang tua, dan saat anak-anak mereka sekarat atau meninggal, jadi, Anda ingin membunuh Putin saat ini juga. Mereka semua, kita semua, kita menginginkannya, kita semua sangat menginginkannya," kata Zelensky saat itu.

Kepala Intelijen Pertahanan Ukraina Kyrylo Budanov bahkan mengungkapkan bahwa ada upaya pembunuhan terhadap Putin. Sayangnya, upaya itu tidak berhasil.

Baca Juga: Putin Minta Dikawal Jet Tempur saat Sambangi Negara NATO, Khawatir Ditembak Jatuh Ukraina

"Ada [upaya pembunuhan terhadap Putin], tetapi seperti yang Anda lihat, sejauh ini tidak berhasil," katanya.

Budanov mengakui bahwa Putin tidak lagi dipandang sebagai sosok yang kompromistis dalam lingkaran dalamnya.

Kepala mata-mata itu juga yakin bahwa setelah kematian Putin, orang-orang Rusia akan merasakan hal yang sama seperti ketika Joseph Stalin meninggal.

"Dia [nenek Budanov] mengatakan bahwa pada saat itu [setelah kematian Stalin], orang-orang merasa bahwa seluruh dunia mereka telah runtuh. Mereka tidak tahu bagaimana cara melanjutkan hidup," paparnya.

Menurutnya, Putin telah berkuasa selama lebih dari 20 tahun, jadi perasaannya akan sangat mirip, dan sekarang orang-orang Rusia takut kehilangan dia karena dia adalah penjamin stabilitas dalam hidup mereka.

3 Alasan Ukraina Inginkan Vladimir Putin Mati


1. Akhiri Konflik dan Agresi


Kyiv dan negara tetangganya yang pro-Barat merasa terancam oleh tindakan agresif Rusia di Ukraina, termasuk aneksasi Crimea pada 2014 dan dukungan terhadap separatis di Donbas.

Putin dianggap sebagai penggerak utama kebijakan luar negeri Rusia yang agresif, sehingga bagi sebagian elite Ukraina, kematiannya bisa dianggap sebagai cara untuk menghentikan konflik dan agresi Rusia.

2. Akhiri Kesulitan dan Kerusakan Ukraina


Dalam konteks perang Rusia-Ukraina, banyak orang Ukraina yang merasa sangat frustrasi dan marah terhadap pihak yang mereka anggap bertanggung jawab atas penderitaan dan kerusakan yang dialami.

Beberapa dari mereka menyalahkan individu tertentu seperti Putin. Dengan demikian, kematian Putin dianggap akan mengakhiri kesulitan dan kerusakan yang diderita Ukraina.

3. Mengubah Kebijakan Rusia


Beberapa elite Ukraina percaya bahwa kematian Putin bisa mengubah arah kebijakan Rusia dan membuka kemungkinan untuk resolusi damai.

Mereka juga percaya bahwa kematiannya bisa menciptakan reformasi yang lebih baik bagi hubungan antara Rusia dan Ukraina.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Pilot Jet Tempur F-15...
Pilot Jet Tempur F-15 AS Ungkap Ngerinya Serangan Drone Iran, Bentuk Formasi Ubur-Ubur
Rekomendasi
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
10 Fakta Menarik Grup...
10 Fakta Menarik Grup B Piala Dunia 2026: Ada Alajbegovic Sang Pencetak Gol Jarak Jauh Termuda
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Berita Terkini
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved