Elon Musk: Kita Tidak Akan Mencapai Mars Jika Kamala Harris Menang

Rabu, 11 September 2024 - 20:15 WIB
loading...
A A A
Debat hari Selasa secara luas dianggap penting bagi hasil pemilu, karena jajak pendapat saat ini menunjukkan persaingan yang ketat. Sepanjang acara, yang berlangsung lebih lama dari jadwal 90 menit, Trump dan Harris berselisih satu sama lain tentang kebijakan dalam dan luar negeri, termasuk hak aborsi, imigrasi, dan perang dagang. Kedua kandidat sering menyela satu sama lain, dan saling menuduh tentang masalah ekonomi AS dan konflik Ukraina.

Musk bergabung dengan netizen lain dalam mengamati bahwa pembawa acara debat, pembawa acara ABC David Muir dan Linsey Davis, tampak tidak adil terhadap Trump. Seorang pengguna X mengejek pembawa acara karena terlalu memperhatikan pemeriksaan fakta Trump dan terlalu sedikit memperhatikan Kamala, sementara yang lain mengecam seluruh pertikaian itu sebagai "kelompok yang terdiri dari 3 orang melawan Trump."

Sementara itu, tim kampanye Harris menantang Trump untuk debat lain melalui email segera setelah pertikaian pada hari Selasa, yang dilaporkan menggambarkan acara tersebut sebagai kemenangan bagi Demokrat.

Trump mengatakan kepada pers bahwa ia akan "memikirkan" tantangan itu, dengan mengklaim bahwa Harris menginginkan pertandingan ulang karena "ia tidak tampil baik" pada hari Selasa. Saat ini tidak jelas apakah debat lain akan diadakan sebelum hari pemungutan suara pada tanggal 5 November. Namun, menurut Reuters, Fox News telah mengusulkan untuk menyelenggarakan pertikaian kedua pada bulan Oktober.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Presiden Hungaria Sulyok...
Presiden Hungaria Sulyok Dilengserkan, Era Loyalis Viktor Orban Berakhir
Rekomendasi
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
57% Generasi Produktif...
57% Generasi Produktif di Pemilu 2029, Perindo Dorong Sinergi KPU dan Partai Perkuat Pendidikan Pemilih
Berita Terkini
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Infografis
Miliarder Elon Musk...
Miliarder Elon Musk Sebut Amerika Serikat sedang Menuju Bangkrut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved