Israel Tuduh Turki Beri Paspor pada Para Anggota Hamas

Kamis, 27 Agustus 2020 - 01:30 WIB
loading...
Israel Tuduh Turki Beri...
Presiden Turki Tayyip Erdogan bertemu Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Istanbul, Turki. Foto/nestia
A A A
ANKARA - Diplomat Israel Roey Gilad menuduh Turki memberi paspor pada belasan anggota Hamas di Istanbul. Menurut Gilad, Israel akan mengangkat isu itu pada para pejabat Turki.

Pernyataan Gilad muncul beberapa hari setelah presiden Turki bertemu para pemimpin Hamas. Gilad menyatakan Israel telah menjelaskan pada Turki tahun lalu bahwa Hamas melakukan sejumlah aktivitas terkait teror di Istanbul tapi Turki tidak mengambil tindakan.

Turki dan Israel terlibat ketegangan dalam beberapa tahun terakhir meski memiliki hubungan perdagangan yang kuat. Kedua pihak telah saling mengusir duta besarnya pada 2018.

Presiden Turki Tayyip Erdogan juga berulang kali mengecam pendudukan Israel di Tepi Barat dan perlakuan rezim Zionis pada warga Palestina.

Gilad menyatakan Israel memiliki bukti bahwa Turki mbmeri paspor dan kartu identitas pada para anggota Hamas. “Beberapa sedang dalam proses, beberapa telah mendapatkan dokumen itu, tapi kami bicara tentang sekitar belasan orang,” kata Gilad.

“Kami telah memiliki satu dokumen yang akan kami berikan pada pemerintah salinannya. Sesuai pengalaman sebelumnya kami telah mengajukan dokumen pada pemerintah dan tak mendapat balasan apapun, saya harus katakan saya tidak memiliki harapan tinggi bahwa sesuatu akan dilakukan kali ini,” ujar Gilad.

Kementerian Luar Negeri tidak memberi respon untuk komentar dalam isu terbaru itu. (Baca Juga: Presiden DK PBB Indonesia Hentikan Langkah Sanksi AS pada Iran)

Sabtu lalu, Erdogan menerima Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dan pejabat lain di Istanbul untuk kedua kali tahun ini, memicu protes dari Washington karena salah satu anggota Hamas itu dituduh terkait serangan teror, pembajakan dan penculikan. Turki menyangkal kritik AS itu. (Baca Infografis: Tsar Bomba, Bom Nuklir Terkuat Sejagad Milik Rusia Berikut Perbandingannya)

Gilad menyatakan para anggota Hamas yang menerima dokumen Turki itu mendanai dan mengorganisir gerakan dari Istanbul. “Banyak dari mereka datang ke Turki berdasarkan kesepakatan 2011 antara Turki dan Israel untuk menukar seorang tentara Israel yang ditangkap dengan lebih dari 1.000 tahanan,” kata Gilad. (Lihat Video: Menaker Pastikan BLT Subsidi Gaji Rp600 Ribu Cair Akhir Agustus)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
Kocak! Trump Terapkan...
Kocak! Trump Terapkan Tarif di Kepulauan Tak Dihuni Manusia, Hanya Ada Anjing Laut dan Penguin
AS Bimbang, Ini 3 Negara...
AS Bimbang, Ini 3 Negara NATO yang Masih Menghalangi Kemenangan Rusia di Ukraina
Trump Permudah Aturan...
Trump Permudah Aturan Ekspor Senjata, Dunia Terancam Perang Besar?
Mahasiswa Yahudi Merantai...
Mahasiswa Yahudi Merantai Diri di Gerbang Universitas Columbia, Tuntut Pembebasan Mahmoud Khalil
Israel Perluas Operasi...
Israel Perluas Operasi Militer di Gaza, Usir Paksa Warga Palestina
PM Australia Albanese...
PM Australia Albanese Jatuh di Panggung saat Kampanye
Rekomendasi
Pemuda Gunung Putri...
Pemuda Gunung Putri Bogor Terseret Ombak Pantai Goa Langir Sawarna
Kota Kelahiran Cleopatra...
Kota Kelahiran Cleopatra Ditemukan setelah Ribuan Tahun Menghilang
Trump Tampar RI dengan...
Trump Tampar RI dengan Tarif Impor 32%, Sektor Industri Ini Bakal Telan Pil Pahit
Berita Terkini
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
42 menit yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
1 jam yang lalu
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
1 jam yang lalu
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
3 jam yang lalu
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
3 jam yang lalu
Batu Ini Jadi Pengganjal...
Batu Ini Jadi Pengganjal Pintu selama Puluhan Tahun, Ternyata Nilainya Rp18 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
Hamas Pamer Senjata...
Hamas Pamer Senjata Israel saat Tukar Tawanan di Gaza
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved