3 Sekte Yahudi yang Dukung Palestina Merdeka, Salah Satunya Anggap Israel Melawan Tuhan

Jum'at, 06 September 2024 - 15:08 WIB
loading...
3 Sekte Yahudi yang...
Neturei Karta, salah satu kelompok Yahudi yang mendukung Palestina merdeka dan menentang pendirian negara Israel. Foto/Britannica
A A A
JAKARTA - Israel dikenal sebagai negara Yahudi karena selain menjadi mayoritas, komunitas Yahudi diperlakukan sebagai masyarakat kelas satu melalui undang-undangnya.

Namun, tidak semua komunitas Yahudi setuju dengan pendirian negara Israel. Ada beberapa sekte atau kelompok Yahudi yang justru mendukung pendirian negara Palestina yang merdeka, dan sebaliknya menentang pendirian negara Israel.

Sebagian kelompok yang menentang berpendapat bahwa pendirian negara Israel sama halnya dengan pemberontakan melawan Tuhan dan menentang ajaran Yahudi.

Baca Juga: Neturei Karta, Kelompok Yahudi yang Menentang Penciptaan Negara Israel karena Melawan Tuhan

3 Sekte Yahudi yang Dukung Palestina Merdeka

1. Neturei Karta


Neturei Karta adalah kelompok ultra-Ortodoks Yahudi Haredi yang dikenal dengan pandangan anti-Zionisnya.

Kelompok ini secara resmi dibentuk di Yerusalem pada tahun 1938. Semula kelompok ini bernama Chevrat HaChayim.

Mereka menentang Zionisme dan menyerukan "pembongkaran secara damai" Negara Israel.

Seruan itu berdasarkan keyakinan bahwa orang-orang Yahudi dilarang untuk memiliki negara mereka sendiri sampai kedatangan Mesias Yahudi dan bahwa pembentukan Negara Israel berarti pemberontakan melawan Tuhan.

Mereka menggambarkan diri sebagai orang Yahudi tradisional sejati.

Bagi Neturei Karta, solusi atas pertumpahan darah di Palestina adalah mengakhiri Negara Israel dan membiarkan Palestina berdiri sebagai negara yang merdeka.

Juru bicaranya, Rabi Yisroel Dovid Weiss, menjadi sosok yang blakblakan menyebut Negara Israel sebagai monster yang harus dihapus dari peta dunia.

Tak jarang para rabi atau pemuka agama Yahudi dari komunitas tersebut menyematkan miniatur bendera Palestina di jaket mereka.


2. Jews for Peace


Jews for Peace adalah kelompok Yahudi yang berbasis di Amerika Serikat. Mereka berkomitmen untuk mendukung perdamaian dan keadilan di Timur Tengah, termasuk hak Palestina menjadi negara yang merdeka.

Kelompok ini terdiri dari Yahudi yang aktif dalam mempromosikan hak asasi manusia dan penyelesaian konflik secara adil.

Jews for Peace mendukung solusi dua negara yang mencakup kemerdekaan Palestina dan pengakuan Israel.

Mereka bekerja untuk meningkatkan kesadaran tentang isu-isu Palestina dan sering terlibat dalam kampanye untuk menghentikan pendudukan Israel atas wilayah Palestina dan mendukung hak-hak Palestina.

Kelompok Yahudi ini tidak memiliki pemimpin tunggal yang sangat terkenal atau dominan, kepemimpinan biasanya terdiri dari berbagai aktivis dan anggota komunitas yang terlibat dalam kegiatan mereka.

Mereka mengampanyekan tujuan dan aktivitasnya melalui situs web atau publikasi.

3. Tikkun Olam


Tikkun Olam sejatinya adalah istilah dalam bahasa Ibrani yang berarti "memperbaiki dunia".

Namun nama Tikkun Olam juga diadopsi sebagai organisasi yang didirikan oleh Rabbi Michael Lerner.

Kelompok ini menggabungkan prinsip-prinsip keadilan sosial dengan ajaran Yahudi.

Organisasi Tikkun Olam berkomitmen untuk mencapai perdamaian dan keadilan di Timur Tengah. Mereka mendukung hak-hak Palestina dan mendukung solusi yang adil dan berkelanjutan bagi konflik Israel-Palestina.

Tikkun Olam mengadvokasi akhir dari pendudukan Israel atas wilayah Palestina dan mempromosikan dialog serta rekonsiliasi antara Israel dan Palestina.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Purbaya Bakal Tempatkan...
Purbaya Bakal Tempatkan Dana Rp400 Triliun Lagi di Himbara
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved