alexametrics

PM Mahatir Mohamad Akan Hadiri Pelantikan Presiden Jokowi

loading...
PM Mahatir Mohamad Akan Hadiri Pelantikan Presiden Jokowi
PM Malaysia Mahathir Mohamad menerima plakat SINDOnews seusai melakukan sesi wawancara dengan MNC Media (Inews TV, Koran Sindo dan Sindonews.com) di kantornya, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (3/5/2019). Foto/SINDOphoto/Isra Triansyah
A+ A-
JAKARTA - Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad akan melakukan kunjungan kerja ke Jakarta pada Minggu (20/10/2019) untuk menghadiri pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024.

Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin akan dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia setelah pasangan itu resmi dinyatakan sebagai pemenang pemilu. Mereka mengalahkan pasangan rival, yakni Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Bagi Jokowi, pelantikannya sebagai presiden merupakan pelantikan yang kedua karena dia akan melanjutkan kepemimpinan untuk periode kedua. Upacara pelantikan akan berlangsung di Majelis
Permusyawaratan Rakyat (MPR).



PM Mahatir akan ditemani sang istri; Siti Hasmah Mohd Ali, Menteri Luar Negeri Saifuddin Abdullah, serta pejabat senior dari Kantor Perdana Menteri dan Kementerian Luar Negeri Malaysia.

"Kunjungan ini melambangkan hubungan bilateral yang hangat dan dekat antara Malaysia dan Republik Indonesia, dan tentu saja akan berkontribusi untuk lebih memperkuat ikatan persahabatan yang ada antara kedua negara," kata Kementerian Luar Negeri Malaysia dalam keterangan tertulisnya yang diterima SINDOnews.com, Sabtu (19/10/2019).

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump mengumumkan telah menunjuk delegasi presiden untuk menghadiri pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Elaine L. Chao, Menteri Transportasi, akan memimpin delegasi," kata Kedutaan Besar AS di Jakarta, dalam pesan singkatnya.

"Anggota delegasi Presiden; Joseph R. Donovan Jr., Duta Besar AS untuk Republik Indonesia," lanjut kedutaan tersebut.
(mas)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak