Tua-tua Keladi, Mahathir Mohamad Bentuk Parti Pejuang Tanah Air

Kamis, 13 Agustus 2020 - 17:52 WIB
loading...
Tua-tua Keladi, Mahathir...
Partai baru pria yang sudah kali menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia itu dinamai Parti Pejuang Tanah Air atau Partai Pejuang Bangsa. Foto/BERNAMA
A A A
KUALA LUMPUR - Mantan Perdana Menteri Malaysia , Mahathir Mohamad mengumumkan partai baru bentukannya. Partai baru pria yang sudah kali menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia itu dinamai Parti Pejuang Tanah Air atau Partai Pejuang Bangsa.

"Kami tidak ingin memecah Melayu tapi kami ingin Melayu mengadakan pesta yang memperjuangkan mereka. Partai ini untuk membersihkan negara dari korupsi. Kami menamakan partai ini, Parti Pejuang Tanah Air," kata Mahathir, seperti dilansir Strait Times pada Kamis (13/8/2020).

Dia berbicara di sebuah acara untuk memperkenalkan seorang kandidat yang akan mengikuti pemilihan sela negara bagian Slim. Karena Pejuang belum terdaftar, Amir Khusyairi Mohamad Tanusi, akan maju sebagai seorang calon independen. ( Baca juga: Mahathir Siapkan Partai Baru untuk Galang Dukungan Etnis Melayu )

Amir berhadapan dengan calon dari Umno, Mohd Zaidi Aziz. Umno mempertahankan kursi negara bagian Slim setelah kematian anggota dewannya. Pemilihan sela akan dilakukan pada 29 Agustus.

Sebelumnya pada hari Rabu, dalam mengungkapkan nama partai barunya di blognya, Mahathir mengatakan bahwa korupsi menghancurkan ras dan orang Melayu. "Jika Anda menginginkan posisi dan uang, pilih pihak lain," tulis Mahathir. ( Baca juga: AMPPMI Tagih Janji Bupati Asahan Pulangkan TKI di Malaysia )

Dia mengatakan, mantan partainya, yakni Parti Pribumi Bersatu Malaysia telah dibajak untuk menyelamatkan kleptokrat. "Jika Anda ingin menebus martabat Anda dan mempertahankan hak kami, pilih partai kami, pilih Pejuang," ungkapnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Malaysia Geram dengan...
Malaysia Geram dengan Respons Lemah Dunia atas Norwegia Batalkan Sepihak Penjualan Rudal Canggih
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved