Apa Harta Karun Paling Berharga bagi Ukraina?
Sabtu, 31 Agustus 2024 - 14:30 WIB
loading...
Rakyat Ukraina memiliki harta karun paling berharga yakni senjata api ilegal. Foto/AP
A
A
A
MOSKOW - Jutaan senjata api kelas militer ilegal beredar di Ukraina dan Kiev kini tengah berupaya mengendalikan situasi. Itu diungkapkan Menteri Dalam Negeri Bogdan Drapaty.
Senjata api memang menjadi senjata api yang paling berharga bagi warga Ukraina. Apalagi senjata api itu diperoleh tanpa membeli, tanpa mereka menemukannya di sekitar jenazah tentara yang sudah tewas dalam perang.
Pejabat senior itu menyampaikan pernyataan tersebut di TV Ukraina pada Jumat (30/8/2024). Itu mempromosikan rencana untuk mengatasi masalah persenjataan ilegal massal di negara itu, yang telah disetujui oleh parlemen negara itu awal tahun ini.
Meskipun jumlah pasti senjata api ilegal yang dimiliki warga Ukraina tidak diketahui, kemungkinan besar jumlahnya antara dua hingga lima juta senjata api kelas militer, kata menteri itu, mengutip perkiraan dari "mitra Eropa" Kiev.
Persenjataan yang disimpan secara tidak sah termasuk senjata "piala" yang ditemukan oleh warga sipil di zona pertempuran, serta senjata api yang dibagikan secara tidak terkendali oleh otoritas Ukraina sendiri pada hari-hari awal konflik dengan Rusia, Drapaty menjelaskan. "Untuk menghindari masalah hukum, warga negara harus mendaftarkan persenjataan mereka paling lambat 25 Desember," katanya, dilansir RT.
Baca Juga: Ini Bukti Kalau Presiden Putin Adalah Pemimpin yang Pendendam
"Setelah mendeklarasikan [senjata api], seseorang akan memiliki hak untuk menyimpannya selama darurat militer tetap diberlakukan, dan menggunakannya untuk melawan agresi bersenjata," kata Drapaty. Dia mendesak mendesak warga sipil untuk menggunakan senjata api mereka melawan militer Rusia.
Senjata api memang menjadi senjata api yang paling berharga bagi warga Ukraina. Apalagi senjata api itu diperoleh tanpa membeli, tanpa mereka menemukannya di sekitar jenazah tentara yang sudah tewas dalam perang.
Pejabat senior itu menyampaikan pernyataan tersebut di TV Ukraina pada Jumat (30/8/2024). Itu mempromosikan rencana untuk mengatasi masalah persenjataan ilegal massal di negara itu, yang telah disetujui oleh parlemen negara itu awal tahun ini.
Meskipun jumlah pasti senjata api ilegal yang dimiliki warga Ukraina tidak diketahui, kemungkinan besar jumlahnya antara dua hingga lima juta senjata api kelas militer, kata menteri itu, mengutip perkiraan dari "mitra Eropa" Kiev.
Persenjataan yang disimpan secara tidak sah termasuk senjata "piala" yang ditemukan oleh warga sipil di zona pertempuran, serta senjata api yang dibagikan secara tidak terkendali oleh otoritas Ukraina sendiri pada hari-hari awal konflik dengan Rusia, Drapaty menjelaskan. "Untuk menghindari masalah hukum, warga negara harus mendaftarkan persenjataan mereka paling lambat 25 Desember," katanya, dilansir RT.
Baca Juga: Ini Bukti Kalau Presiden Putin Adalah Pemimpin yang Pendendam
"Setelah mendeklarasikan [senjata api], seseorang akan memiliki hak untuk menyimpannya selama darurat militer tetap diberlakukan, dan menggunakannya untuk melawan agresi bersenjata," kata Drapaty. Dia mendesak mendesak warga sipil untuk menggunakan senjata api mereka melawan militer Rusia.
Lihat Juga :