Perang Besar Israel-Hizbullah Pecah, Zionis Dihujani 320 Roket Katyusha
Minggu, 25 Agustus 2024 - 13:24 WIB
loading...
Perang besar antara Israel dan Hizbullah Lebanon pecah pada Minggu (25/8/2024), di mana kedua pihak saling umumkan serangan militer skala besar terhadap satu sama lain. Foto/IDF
A
A
A
TEL AVIV - Perang besar antara Israel dan Hizbullah Lebanon pecah pada Minggu (25/8/2024), di mana kedua pihak saling umumkan serangan militer skala besar terhadap satu sama lain.
Menurut pernyataan dari Hizbullah, kelompok yang didukung Iran tersebut telah menembakkan lebih dari 320 roket Katyusha dengan target situs-situs militer utama Israel.
Sebaliknya, militer Israel mengumumkan dimulainya serangan pre-emptive terhadap target-target di Lebanon.
Baca Juga: Hizbullah Luncurkan Serangan Besar-besaran, Israel Darurat 48 Jam
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengumumkan serangan besarnya pagi ini, dengan menyatakan bahwa mereka telah mendeteksi persiapan oleh Hizbullah untuk serangan skala besar terhadap wilayah Israel.
Jet-jet tempur Angkatan Udara Israel telah dikerahkan untuk serangan tersebut.
Eskalasi ini terjadi setelah berminggu-minggu ketegangan meningkat, dengan Hizbullah dan sekutu regionalnya, Iran, bersumpah untuk membalas pembunuhan komandan militer kelompok tersebut; Fuad Shukr, bulan lalu. Kelompok itu menyebut serangan terhadap komandannya sebagai provokasi langsung dan tindakan perang.
Menurut pernyataan dari Hizbullah, kelompok yang didukung Iran tersebut telah menembakkan lebih dari 320 roket Katyusha dengan target situs-situs militer utama Israel.
Sebaliknya, militer Israel mengumumkan dimulainya serangan pre-emptive terhadap target-target di Lebanon.
Baca Juga: Hizbullah Luncurkan Serangan Besar-besaran, Israel Darurat 48 Jam
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengumumkan serangan besarnya pagi ini, dengan menyatakan bahwa mereka telah mendeteksi persiapan oleh Hizbullah untuk serangan skala besar terhadap wilayah Israel.
Jet-jet tempur Angkatan Udara Israel telah dikerahkan untuk serangan tersebut.
Eskalasi ini terjadi setelah berminggu-minggu ketegangan meningkat, dengan Hizbullah dan sekutu regionalnya, Iran, bersumpah untuk membalas pembunuhan komandan militer kelompok tersebut; Fuad Shukr, bulan lalu. Kelompok itu menyebut serangan terhadap komandannya sebagai provokasi langsung dan tindakan perang.
Lihat Juga :