Bela Ukraina, Senator AS Desak Pilot F-16 NATO Bertempur Melawan Rusia
Selasa, 13 Agustus 2024 - 07:01 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Citra Putin Akan Naik Jika Rusia Tembak Jatuh Jet Tempur F-16 NATO di Ukraina
Pada Juni lalu, seorang pejabat Pentagon mengatakan kepada Politico bahwa total 20 pilot F-16 Ukraina diharapkan lulus pada akhir tahun ini, setengah dari 40 yang dibutuhkan untuk membentuk satu skuadron.
Baik diterbangkan oleh Ukraina atau Barat, F-16 membutuhkan landasan pacu yang sangat bersih dan mulus untuk beroperasi.
Dengan lapangan udara Ukraina yang sering rusak akibat serangan rudal Rusia, beberapa pejabat Ukraina telah menyarankan untuk menempatkan pesawat tempur yang membutuhkan perawatan tinggi ini di pangkalan udara di negara-negara NATO tetangga Kyiv.
Presiden Rusia Vladimir Putin telah memperingatkan bahwa pangkalan mana pun yang menampung F-16 Ukraina akan menjadi target yang sah bagi militer Rusia, sementara Kremlin telah menyatakan bahwa tidak ada perangkat keras Barat yang akan memenangkan konflik bagi Ukraina.
"Pesawat-pesawat ini akan muncul, jumlahnya akan berkurang secara bertahap, mereka akan ditembak jatuh dan dihancurkan. Mereka tidak akan dapat secara signifikan memengaruhi dinamika peristiwa di garis depan," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan awal bulan ini.
Pada Juni lalu, seorang pejabat Pentagon mengatakan kepada Politico bahwa total 20 pilot F-16 Ukraina diharapkan lulus pada akhir tahun ini, setengah dari 40 yang dibutuhkan untuk membentuk satu skuadron.
Baik diterbangkan oleh Ukraina atau Barat, F-16 membutuhkan landasan pacu yang sangat bersih dan mulus untuk beroperasi.
Dengan lapangan udara Ukraina yang sering rusak akibat serangan rudal Rusia, beberapa pejabat Ukraina telah menyarankan untuk menempatkan pesawat tempur yang membutuhkan perawatan tinggi ini di pangkalan udara di negara-negara NATO tetangga Kyiv.
Presiden Rusia Vladimir Putin telah memperingatkan bahwa pangkalan mana pun yang menampung F-16 Ukraina akan menjadi target yang sah bagi militer Rusia, sementara Kremlin telah menyatakan bahwa tidak ada perangkat keras Barat yang akan memenangkan konflik bagi Ukraina.
"Pesawat-pesawat ini akan muncul, jumlahnya akan berkurang secara bertahap, mereka akan ditembak jatuh dan dihancurkan. Mereka tidak akan dapat secara signifikan memengaruhi dinamika peristiwa di garis depan," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan awal bulan ini.
(mas)
Lihat Juga :