Cegah Kerusuhan Anti-Islam Meledak Kembali, Raja Charles Serukan Persatuan

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 12:30 WIB
loading...
A A A
Namun, Raja memiliki rekam jejak panjang dalam upaya membangun jembatan antara berbagai agama dan budaya - dengan menyebut Inggris sebagai "komunitas dari berbagai komunitas".

Dan terhadap perpecahan yang terungkap selama kerusuhan ini, ia telah menyampaikan pandangannya, menyerukan toleransi dan "saling menghormati dan memahami". Ia disebut-sebut terlibat dalam upaya di balik layar untuk menyatukan masyarakat yang terdampak kerusuhan, selama liburan musim panasnya di Skotlandia, di tahun saat ia dirawat karena kanker.

Namun, Raja diperkirakan tidak akan segera mengunjungi tempat-tempat yang bermasalah hingga kerusuhan berakhir, dengan tanggapan terhadap protes dianggap sebagai tanggung jawab pemerintah.

Hal ini mengikuti pola yang terlihat setelah pecahnya kerusuhan pada tahun 2011, saat Ratu Elizabeth tidak mengeluarkan pesan apa pun, tetapi kunjungan kerajaan dilakukan setelah ketenangan dipulihkan.

Raja, yang saat itu menjabat sebagai Pangeran Charles, kemudian mengunjungi Tottenham dan daerah lain yang terdampak untuk mendorong hubungan lintas masyarakat setelah kerusuhan.

Baca Juga: 5 Alasan Umat Muslim Jadi Target Kerusuhan di Inggris, dari Hoaks hingga Komentar Pedas Politikus Anti-Islam
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Kehadiran Meghan Markle...
Kehadiran Meghan Markle Jadi Penentu Rekonsiliasi Pangeran Harry dan Raja Charles
Bus Jatuh ke Jurang...
Bus Jatuh ke Jurang Tewaskan Setidaknya 40 Orang di Pakistan
Trump Klaim Bikin Iran...
Trump Klaim Bikin Iran Tak Berkutik: Kita Hancurkan Rudal Iran
Rekomendasi
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Gugatan Praperadilan, Polda Metro Jaya: Tidak Apa-apa
Arie Untung Dorong Sepatu...
Arie Untung Dorong Sepatu Lokal Naik Kelas, Hadir di Mal Bekasi
Film Bapak Paling Jujur,...
Film Bapak Paling Jujur, Drama Komedi yang Bikin Andovi da Lopez Tak Bisa Bohong
Berita Terkini
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Infografis
Rasmus Paludan, Politisi...
Rasmus Paludan, Politisi Anti-Islam Kembali Membakar Alquran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved