Cegah Kerusuhan Anti-Islam Meledak Kembali, Raja Charles Serukan Persatuan

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 12:30 WIB
loading...
Cegah Kerusuhan Anti-Islam...
Raja Charles III menyerukan persatuan rakyat Inggris. Foto/EPA
A A A
LONDON - Raja Inggris Charles III sudah berbicara kepada PM Inggris dan kepala polisi tentang gelombang kekacauan. Dia memuji cara "semangat komunitas" dan "belas kasih" dalam melawan "agresi dan kriminalitas" yang ditunjukkan selama kerusuhan.

Istana Buckingham mengungkapkan, Raja Charles telah melakukan percakapan telepon pada Jumat malam dengan Perdana Menteri Sir Keir Starmer dan kepala polisi. "Dia menyampaikan terima kasih yang tulus kepada polisi dan layanan darurat atas semua yang mereka lakukan untuk memulihkan perdamaian di daerah-daerah yang telah terkena dampak kekacauan kekerasan", kata seorang juru bicara istana, dilansir BBC.

Dalam seruan untuk persatuan, Raja Charles berharap bahwa "nilai-nilai bersama berupa rasa saling menghormati dan pengertian akan terus memperkuat dan menyatukan bangsa".

Dalam panggilan telepon bersama lainnya, Raja berbicara kepada Kepala Polisi Gavin Stephens, ketua Dewan Kepala Polisi Nasional, dan Ben Harrington, Kepala Polisi Essex, berterima kasih kepada polisi atas upaya mereka dan mendapatkan informasi terkini tentang protes tersebut.

"Raja menyampaikan betapa ia sangat terdorong oleh banyaknya contoh semangat komunitas yang telah melawan agresi dan kriminalitas dari beberapa orang dengan belas kasih dan ketahanan banyak orang," kata seorang juru bicara istana.

Ada pertanyaan tentang apakah Raja akan berbicara tentang kerusuhan tersebut - dan sebagai raja yang netral secara politik, ia telah menyerahkan tanggapan awal kepada para menteri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Kehadiran Meghan Markle...
Kehadiran Meghan Markle Jadi Penentu Rekonsiliasi Pangeran Harry dan Raja Charles
Dramatis, Korban Gempa...
Dramatis, Korban Gempa Venezuela Dievakuasi Hidup-hidup Setelah 8 Hari Tertimbun
Trump Klaim Bikin Iran...
Trump Klaim Bikin Iran Tak Berkutik: Kita Hancurkan Rudal Iran
Rekomendasi
Viral Video Letusan...
Viral Video Letusan Gunung Anak Krakatau Disertai Semburan Api Merah, PVMBG: Hoaks Buatan AI
Menhut Akui Terima Amplop...
Menhut Akui Terima Amplop dari Bupati Kuansing, KPK: Mestinya Laporkan Dugaan Gratifikas
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Customer Experience, Jasa Marga Gelar Expert Sharing Session
Berita Terkini
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
Infografis
Rasmus Paludan, Politisi...
Rasmus Paludan, Politisi Anti-Islam Kembali Membakar Alquran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved