Rezim Otoriter Pembungkam Jurnalis Dunia, China Urutan Pertama

Minggu, 30 Agustus 2020 - 06:00 WIB
loading...
A A A
Salah satu contoh bagaimana represifnya rezim Arab Saudi terhadap wartawan terlihat dalam kasus terbunuhnya jurnalis Jamal Khashoggi, pada 2 Oktober 2018. (Baca juga: PBB: Pangeran Mahkota Saudi Tersangka Utama Pembunuhan Khashoggi)

5. Eritrea
Rezim Otoriter Pembungkam Jurnalis Dunia, China Urutan Pertama

Jumlah jurnalis yang dipenjara : 16 orang
Eritrea berada di peringkat kelima dalam daftar negara dengan tahanan jurnalis tertinggi. Saat ini, 16 wartawan dikurung di penjara di seluruh negeri. Beberapa blogger dan jurnalis lainnya juga telah dibungkam oleh pihak berwenang.

Beberapa jurnalis yang dipenjara di Eritrea adalah Idris Abba Arre dan Seyoum Tsehaye. Sebagian besar jurnalis dipenjara tanpa menjalani persidangan.

6. Vietnam
Rezim Otoriter Pembungkam Jurnalis Dunia, China Urutan Pertama

Jumlah jurnalis yang dipenjara : 12 orang
Sepanjang tahun 2018-2019, pemerintah Vietnam memenjarakan sebanyak 12 wartawan. Lingkungan media di negeri tetangga Laos itu dinilai sebagai salah satu yang paling keras di Asia.

Freedom Institute menyebut Status Kebebasan Pers di Vietnam adalah 'tidak bebas'. Negeri yang pernah terbagi menjadi dua itu menempati posisi buncit dalam indeks Kebebasan Pers, tepatnya ranking 176 dari 180 negara. Reporters Without Borders menyebut ada peningkatan tajam teror terhadap jurnalis di Vietnam. (Lihat grafis: Head to Head Leopard A24 TNI vs T90S Vietnam, Mana Lebih Unggul?)

7. Iran
Rezim Otoriter Pembungkam Jurnalis Dunia, China Urutan Pertama

Jumlah jurnalis yang dipenjara : 11 orang
Reporters Without Borders menyebut indeks Kebebasan Pers Iran telah merosot lebih jauh ke urut terbawah karena meningkatnya penangkapan wartawan dan jurnalis warga Iran. Kebebasan pers negara tetangga Irak itu turun enam peringkat ke urutan 170 dari 180 negara.

Penurunan ini dikaitkan dengan penangkapan terhadap "jurnalis profesional dan non profesional, terutama yang mengunggah di jejaring sosial" pada 2018. Laporan itu menggambarkan Iran sebagai salah satu negara di dunia yang paling banyak memenjarakan jurnalis.

Wartawan yang ditahan sering dituduh menyebarkan propaganda dan pelanggaran keamanan nasional karena memposting komentar kritis mengenai pemerintah melalui media sosial. (Baca juga: Dua Penyiar TV Pemerintah Iran Mundur: 'Maaf, 13 Tahun Saya Bohong')
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
KPK Dalami Pertemuan...
KPK Dalami Pertemuan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
Daftar Top Skor Sementara...
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved