Bagaimana Cara Houthi Meledakkan Kapal Induk AS?

Senin, 05 Agustus 2024 - 11:11 WIB
loading...
A A A
Rudal pencari panas berpemandu inframerah AIM-9X Sidewinder seharga USD430.800 hingga USD472.000 yang digunakan untuk menargetkan drone dan rudal milik Houthi seharga USD2.000 hingga USD20.000 telah “terbukti cukup efektif”.

“Rudal dan pesawat nirawak Houthi kemungkinan tidak menimbulkan ancaman eksistensial bagi Eisenhower, tetapi benih keraguan telah tertanam,” saran jurnalis tersebut, dilansir Sputnik.

Kass mengungkap spekulasi terbaru di media Barat tentang apakah Houthi memiliki sarana untuk menghancurkan kapal induk super Amerika. Bulan lalu, kontributor Forbes David Hambling mendesak para pengamat yang sombong untuk tidak terlalu sombong dan “mencermati fakta sebelum mengabaikan ancaman tersebut.”

Baca Juga: Menteri Intelijen Iran: AS Tahu Israel Akan Bunuh Ismail Haniyeh

3. Membutuhkan Sedikitnya 12 Rudal untuk Menghancurkan Kapal Induk

Bagaimana Cara Houthi Meledakkan Kapal Induk AS?

Foto/EPA

Menunjuk pada analisis Soviet dan Rusia yang menunjukkan bahwa dibutuhkan antara 12 dan 20+ rudal untuk menghancurkan kapal induk AS, dan perhitungan berdasarkan bobot kapal kelas Nimitz sebesar 88.000 metrik ton yang membutuhkan antara lima dan 100 hulu ledak untuk melakukannya.

Hambling memperingatkan bahwa "sejarah menceritakan kisah yang berbeda," dan bahwa serangan yang beruntung yang memicu kebakaran dan ledakan di atas kapal "tidak memerlukan sejumlah besar bahan peledak" untuk melakukannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
AS Rayakan Kemerdekaan...
AS Rayakan Kemerdekaan ke-250, Trump Gelar Parade dan Kembang Api Besar-Besaran
Kalahkan Australia di...
Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!
Rekomendasi
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
Kemendikdasmen Alihkan...
Kemendikdasmen Alihkan Pengelolaan KNIU ke Kementerian Kebudayaan, Fokus Perkuat Peran UNESCO
Tak Cuma Jago Melukis!...
Tak Cuma Jago Melukis! RizkyAmom Sukses Padukan Seni Lukis, Ilustrasi, dan Clay Art Jadi Konten Edukatif
Berita Terkini
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved