Menteri Intelijen Iran: AS Tahu Israel Akan Bunuh Ismail Haniyeh
Minggu, 04 Agustus 2024 - 14:35 WIB
loading...
Menteri Intelijen Iran mengklaim AS tahu kalau Israel akan membunuh Ismail Haniyeh. Foto/EPA
A
A
A
TEHERAN - Menteri Intelijen Iran Esmail Khatib menuduh AS menyetujui rencana Israel untuk membunuh kepala politik Hamas Ismail Haniyeh.
Khatib membuat pernyataan itu pada hari Jumat dalam sebuah pesan belasungkawa untuk mendiang Haniyeh, yang terbunuh di ibu kota Iran, Teheran pada hari Rabu, tempat ia tinggal untuk pelantikan presiden baru negara itu.
Dalam pernyataan itu, Khatib mengutuk pembunuhan Haniyeh, menyebutnya sebagai "kerugian besar" bagi dunia Islam.
“Pembunuhan syahid Ismail Haniyeh yang dilakukan oleh penjajah Zionis dengan lampu hijau dari Amerika Serikat kembali menunjukkan kekejaman rezim Zionis,” ungkapnya, seperti dikutip kantor berita IRNA.
Haniyeh dibunuh dengan bom yang diledakkan dari jarak jauh yang diselundupkan ke wisma tamu di kompleks yang dijaga ketat oleh Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), NYT melaporkan sebelumnya, mengutip pejabat yang berbicara dengan syarat anonim. Bom tersebut dilaporkan meledak di kamar Haniyeh, menewaskan pemimpin Hamas dan salah satu pengawalnya, serta meruntuhkan sebagian dinding luar gedung.
Khatib membuat pernyataan itu pada hari Jumat dalam sebuah pesan belasungkawa untuk mendiang Haniyeh, yang terbunuh di ibu kota Iran, Teheran pada hari Rabu, tempat ia tinggal untuk pelantikan presiden baru negara itu.
Dalam pernyataan itu, Khatib mengutuk pembunuhan Haniyeh, menyebutnya sebagai "kerugian besar" bagi dunia Islam.
“Pembunuhan syahid Ismail Haniyeh yang dilakukan oleh penjajah Zionis dengan lampu hijau dari Amerika Serikat kembali menunjukkan kekejaman rezim Zionis,” ungkapnya, seperti dikutip kantor berita IRNA.
Haniyeh dibunuh dengan bom yang diledakkan dari jarak jauh yang diselundupkan ke wisma tamu di kompleks yang dijaga ketat oleh Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), NYT melaporkan sebelumnya, mengutip pejabat yang berbicara dengan syarat anonim. Bom tersebut dilaporkan meledak di kamar Haniyeh, menewaskan pemimpin Hamas dan salah satu pengawalnya, serta meruntuhkan sebagian dinding luar gedung.
Lihat Juga :