Bagaimana Cara Houthi Meledakkan Kapal Induk AS?

Senin, 05 Agustus 2024 - 11:11 WIB
loading...
A A A
Pengamat tersebut mengingat bahwa hanya satu dari lima kapal induk besar yang hilang oleh AS dalam Perang Dunia II yang tenggelam sepenuhnya, dan menunjukkan bahwa kapal perusak HMS Sheffield yang tenggelam saat ditarik selama Perang Falklands 1982 hilang karena rudal Argentina yang tidak meledak, tetapi berhasil memicu kebakaran, yang memicu persediaan amunisi di dalamnya.

4. Menghancurkan Amunisi yang Disimpan di Kapal Induk

Bagaimana Cara Houthi Meledakkan Kapal Induk AS?

Foto/EPA
"Pelajarannya," kata Hambling, adalah bahwa "bukan ukuran hulu ledak yang masuk yang menentukan kerusakan," tetapi "risiko amunisi yang disimpan menjadi muatan penghancur diri."

"Tampaknya sangat tidak mungkin bahwa Houthi akan merusak kapal induk AS mana pun. Namun sejarah telah berulang kali menunjukkan bahwa tindakan defensif yang tampak tak terkalahkan di atas kertas dapat gagal karena kesalahan manusia... Keyakinan dapat dibenarkan, tetapi rasa puas diri tidak. Dan memindahkan bahkan kapal induk terkuat ke area yang mungkin diserang bukanlah tanpa risiko," tegas pengamat tersebut.

Dan bahkan jika milisi tidak dapat menenggelamkan Eisenhower secara efektif, mereka dapat menghitung berapa banyak drone kecil yang diperlukan untuk mencegah operasinya yang efektif.

Ancaman yang ditimbulkan oleh Houthi terhadap perang besar AS pinggul telah disinggung baru-baru ini oleh komandan kapal perusak USS Laboon Eric Blomberg.

“Saya rasa orang-orang tidak benar-benar mengerti betapa seriusnya apa yang kami lakukan dan betapa terancamnya kapal-kapal itu,” kata Blomberg dalam sebuah wawancara AP pada bulan Juni. “Kami hanya perlu melakukan kesalahan sekali. Houthi hanya perlu melakukan satu kesalahan.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Bawa Pikap Ayahnya,...
Bawa Pikap Ayahnya, Bocah 11 Tahun Tabrak Iringan Peziarah dan Tewaskan 8 Orang
Iran Berduka! Trump...
Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei
Rekomendasi
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Trading Waran Terstruktur
JPMorgan Peringatkan...
JPMorgan Peringatkan Risiko Baru MicroStrategy
Tak Cuma Jago Melukis!...
Tak Cuma Jago Melukis! RizkyAmom Sukses Padukan Seni Lukis, Ilustrasi, dan Clay Art Jadi Konten Edukatif
Berita Terkini
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved