Prancis Peringatkan Warganya untuk Meninggalkan Iran
Sabtu, 03 Agustus 2024 - 11:01 WIB
loading...
A
A
A
Iran telah berjanji membalas pembunuhan pemimpin Hamas tersebut, dengan Khamenei menyatakan Israel akan "dihukum berat."
Ketegangan antara Israel, Iran, dan Hizbullah telah meningkat karena kampanye militer di Gaza. Setelah serangan mendadak Hamas terhadap Israel Oktober lalu, rezim penjajah itu menanggapi dengan kampanye pengeboman besar-besaran yang diikuti invasi darat ke Gaza.
Israel telah membunuh hampir 40.000 warga Palestina di Gaza. Sebagian besar korban adalah wanita dan anak-anak.
Moskow telah berulang kali memperingatkan tentang risiko konflik Gaza yang meluas menjadi perang besar di Timur Tengah dan meminta semua pihak untuk menahan diri.
Kementerian Luar Negeri Rusia mengutuk keras pembunuhan Haniyeh dan memperingatkan tindakan tersebut "penuh dengan konsekuensi berbahaya bagi seluruh wilayah."
Baca juga: Memanas, AS Bersiap Kirim Lebih Banyak Jet Tempur ke Timur Tengah
Ketegangan antara Israel, Iran, dan Hizbullah telah meningkat karena kampanye militer di Gaza. Setelah serangan mendadak Hamas terhadap Israel Oktober lalu, rezim penjajah itu menanggapi dengan kampanye pengeboman besar-besaran yang diikuti invasi darat ke Gaza.
Israel telah membunuh hampir 40.000 warga Palestina di Gaza. Sebagian besar korban adalah wanita dan anak-anak.
Moskow telah berulang kali memperingatkan tentang risiko konflik Gaza yang meluas menjadi perang besar di Timur Tengah dan meminta semua pihak untuk menahan diri.
Kementerian Luar Negeri Rusia mengutuk keras pembunuhan Haniyeh dan memperingatkan tindakan tersebut "penuh dengan konsekuensi berbahaya bagi seluruh wilayah."
Baca juga: Memanas, AS Bersiap Kirim Lebih Banyak Jet Tempur ke Timur Tengah
(sya)
Lihat Juga :