Profil Sheikh Hasina, PM Bangladesh yang Diguncang Protes Besar-besaran

Rabu, 24 Juli 2024 - 13:15 WIB
loading...
A A A
Saat berusia 27 tahun, Hasina selamat dari upaya pemberontakan perwira militer dalam kudeta karena kebetulan sedang berada di luar negeri. Namun, ia harus kehilangan sang ayahnya bersama ibu dan tiga saudara laki-lakinya.

Sempat menetap di pengasingan selama beberapa tahun, Hasina kembali ke Bangladesh pada 1981.

Setelah itu, ia membangun koalisi dengan musuh politiknya, ketua BNP dan mantan Perdana Menteri Khaleda Zia guna memimpin pemberontakan rakyat menggulingkan penguasa militer Hossain Mohammad Ershad.

Namun, aliansi dengan Zia tidak bertahan lama. Setelahnya, mereka pun kembali memilih jalan yang berbeda dan saling bersaing.

Hasina pertama kali terpilih sebagai perdana menteri pada 1996. Namun, ia kalah dari Zia lima tahun kemudian.

Beberapa waktu menjadi oposisi, Hasina kembali terpilih sebagai PM Bangladesh pada 2009 hingga 2014. Setelah itu, ia bahkan terpilih lagi hingga sekarang.

Berdasarkan durasi jabatan, Sheikh Hasina tercatat sebagai perdana menteri yang menjabat paling lama dalam sejarah Bangladesh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahathir Mohamad Genap...
Mahathir Mohamad Genap 101 Tahun, Dokter yang Sulap Wajah Malaysia Modern
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
4.132 Personel Gabungan...
4.132 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Demo Mahasiswa di Monas
Ngeri, Mayat Korban...
Ngeri, Mayat Korban Kartel Digantung di Jembatan Meksiko Jelang Final Piala Dunia
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal...
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal Tak Bongkar Muat di Pelabuhan Saudi atau Ditembak
Rekomendasi
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved