Rencana Perang Jerman Melawan Rusia Bocor, Seperti Apa Detailnya?
Minggu, 14 Juli 2024 - 21:30 WIB
loading...
A
A
A
Der Spiegel mengutip Ralph Tiesler, presiden Kantor Federal untuk Perlindungan Sipil dan Bantuan Bencana, yang memperkirakan bahwa “aktor musuh dapat mengambil tindakan untuk menghambat atau memperlambat pergerakan pasukan NATO,” baik melalui sabotase atau serangan rudal.
Polisi Jerman dan layanan darurat dilaporkan harus memprioritaskan perlindungan rute-rute utama ini dan menghilangkan konsekuensi dari setiap serangan terhadap rute-rute tersebut.
Menurut Bild, mengutip juru bicara Kementerian Pertahanan, selain perannya sebagai pusat logistik NATO, Jerman juga perlu mendirikan kamp tawanan perang besar di wilayahnya jika terjadi konfrontasi militer dengan Rusia.
Kedua media tersebut mengutip Inspektur Jenderal Bundeswehr Carsten Breuer yang memperkirakan bahwa Berlin memiliki waktu hingga tahun 2029 untuk bersiap menghadapi potensi konflik militer dengan Moskow, karena Rusia diperkirakan berada dalam posisi untuk menyerang NATO pada saat itu.
Baca Juga: Seperti Ronald Reagan, Donald Trump Diprediksi Menang setelah Upaya Pembunuhan yang Gagal
Polisi Jerman dan layanan darurat dilaporkan harus memprioritaskan perlindungan rute-rute utama ini dan menghilangkan konsekuensi dari setiap serangan terhadap rute-rute tersebut.
Menurut Bild, mengutip juru bicara Kementerian Pertahanan, selain perannya sebagai pusat logistik NATO, Jerman juga perlu mendirikan kamp tawanan perang besar di wilayahnya jika terjadi konfrontasi militer dengan Rusia.
Kedua media tersebut mengutip Inspektur Jenderal Bundeswehr Carsten Breuer yang memperkirakan bahwa Berlin memiliki waktu hingga tahun 2029 untuk bersiap menghadapi potensi konflik militer dengan Moskow, karena Rusia diperkirakan berada dalam posisi untuk menyerang NATO pada saat itu.
Baca Juga: Seperti Ronald Reagan, Donald Trump Diprediksi Menang setelah Upaya Pembunuhan yang Gagal
Lihat Juga :