Eks PM Peringatkan Surat Perintah Penangkapan bagi Para Pemimpin Israel
Sabtu, 13 Juli 2024 - 09:30 WIB
loading...
A
A
A
“Semua ini tidak akan terjadi tanpa inspirasi, dukungan, dan dorongan yang diberikan oleh para pemimpin paling senior negara ini. Pertama dan terutama, (Menteri Keamanan Nasional) Itamar Ben-Gvir dan (Menteri Keuangan) Bezalel Smotrich,” ujar dia.
Dia memperingatkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, dengan mengatakan, “Harinya semakin dekat ketika surat perintah penangkapan akan dikeluarkan terhadap Anda atas kejahatan yang dilakukan setiap hari di Yudea dan Samaria oleh Israel, dengan dukungan pemerintahnya, sementara Anda dengan sengaja menutup mata terhadapnya.”
Dia juga memperingatkan Menteri Pertahanan Yoav Gallant, dan berkata, “Juga akan ada surat perintah penangkapan (untuk Gallant). Dia bertanggung jawab atas keamanan; dia dapat bertindak dan berjuang melawan kebijakan Netanyahu dan Smotrich yang sembrono.”
“Saya memperingatkan Ben-Gvir, menteri ancaman, hasutan, dan dukungan terhadap pemuda di puncak bukit, Anda tidak akan terhindar dari surat perintah penangkapan,” pungkas Olmert.
Ketegangan meningkat di Tepi Barat yang diduduki di tengah serangan genosida Israel di Jalur Gaza, yang menewaskan hampir 38.300 orang Palestina sejak 7 Oktober 2023.
Dia memperingatkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, dengan mengatakan, “Harinya semakin dekat ketika surat perintah penangkapan akan dikeluarkan terhadap Anda atas kejahatan yang dilakukan setiap hari di Yudea dan Samaria oleh Israel, dengan dukungan pemerintahnya, sementara Anda dengan sengaja menutup mata terhadapnya.”
Dia juga memperingatkan Menteri Pertahanan Yoav Gallant, dan berkata, “Juga akan ada surat perintah penangkapan (untuk Gallant). Dia bertanggung jawab atas keamanan; dia dapat bertindak dan berjuang melawan kebijakan Netanyahu dan Smotrich yang sembrono.”
“Saya memperingatkan Ben-Gvir, menteri ancaman, hasutan, dan dukungan terhadap pemuda di puncak bukit, Anda tidak akan terhindar dari surat perintah penangkapan,” pungkas Olmert.
Ketegangan meningkat di Tepi Barat yang diduduki di tengah serangan genosida Israel di Jalur Gaza, yang menewaskan hampir 38.300 orang Palestina sejak 7 Oktober 2023.
Lihat Juga :