Mantan Istri Dukung Donald Trump Jadi Presiden AS Lagi, Siap Jadi Wapresnya
Kamis, 11 Juli 2024 - 14:44 WIB
loading...
Marla Maples, mantan istri Donald Trump, mendukung mantan pasangannya tersebut menjadi presiden AS lagi. Dia bahkan siap dijadikan wakil presidennya. Foto/REUTERS
A
A
A
WASHINGTON - Marla Maples, mantan istri Donald Trump, mendukung mantan pasangannya itu menjadi presiden Amerika Serikat (AS) lagi.
Maples bersedia membantu kampanye Trump pada pemilihan presiden (pilpres) tahun 2024, dan bahkan bersedia untuk menjadi wakil presidennya.
"Saya siap. Saya siap membantu jika diperlukan dan saya tidak akan duduk diam lagi,” kata Maples, yang sekarang berusia 60 tahun, kepada The Evening Standard saat wawancara pertamanya dalam delapan tahun terakhir.
“Saya ingin melangkah lebih jauh, berbagi lebih banyak, dan tidak takut akan hasil positif atau negatif yang muncul karena menyuarakan pendapat saya,” ujarnya, yang dilansir New York Post, Kamis (11/7/2024).
Baca Juga: 5 Alasan NATO Waswas Jika Donald Trump Terpilih Jadi Presiden AS Lagi
Maples, yang berbagi putrinya; Tiffany Trump, dengan mantan panglima tertinggi AS tersebut, mengatakan kesediaannya untuk membantu pencalonan Trump yang kedua sebagai penguasa Gedung Putih tidak terpengaruh oleh masalah hukum mantan suaminya.
Maples bersedia membantu kampanye Trump pada pemilihan presiden (pilpres) tahun 2024, dan bahkan bersedia untuk menjadi wakil presidennya.
"Saya siap. Saya siap membantu jika diperlukan dan saya tidak akan duduk diam lagi,” kata Maples, yang sekarang berusia 60 tahun, kepada The Evening Standard saat wawancara pertamanya dalam delapan tahun terakhir.
“Saya ingin melangkah lebih jauh, berbagi lebih banyak, dan tidak takut akan hasil positif atau negatif yang muncul karena menyuarakan pendapat saya,” ujarnya, yang dilansir New York Post, Kamis (11/7/2024).
Baca Juga: 5 Alasan NATO Waswas Jika Donald Trump Terpilih Jadi Presiden AS Lagi
Maples, yang berbagi putrinya; Tiffany Trump, dengan mantan panglima tertinggi AS tersebut, mengatakan kesediaannya untuk membantu pencalonan Trump yang kedua sebagai penguasa Gedung Putih tidak terpengaruh oleh masalah hukum mantan suaminya.
Lihat Juga :