Pangeran Arab Saudi yang Ditahan Dilaporkan Terkena Serangan Jantung

Kamis, 11 Juli 2024 - 09:53 WIB
loading...
Pangeran Arab Saudi...
Seorang pangeran Arab Saudi yang ditahan dilaporkan menderita serangan jantung. Foto/REUTERS
A A A
RIYADH - Seorang pangeran anggota Kerajaan Arab Saudi yang ditahan dalam tindakan keras Putra Mahkota Mohammed bin Salman pada 2018 dilaporkan menderita serangan jantung.

Bangsawan bernama Pangeran Abdulaziz al-Saud itu dilaporkan terkena serangan jantung saat menjalani tahanan rumah di Riyadh, menurut sumber yang dekat dengan keluarganya.

Mengutip laporan dari New Arab, Kamis (11/7/2024), Pangeran Abdulaziz al-Saud dan putranya; Pangeran Salman, telah ditahan selama enam tahun tanpa dakwaan resmi sejak Putra Mahkota Mohammed bin Salman memimpin tindakan keras terhadap kritikus dan saingan dari keluarga penguasa enam tahun lalu.

Baca Juga: Arab Saudi Ditekan untuk Bebaskan Pangeran Filantropis

Pada hari Jumat lalu, Pangeran Abdulaziz dibawa ke rumah sakit karena serangan jantung, kata sumber yang dekat dengan keluarga yang berbicara tanpa menyebut nama karena takut akan pembalasan.

Dia kembali ke kediamannya di ibu kota tiga hari kemudian dan terus menjadi tahanan rumah bersama putranya, lanjut sumber yang sama.

“Kami merasa sangat khawatir dengan kondisi kesehatannya,” kata sumber tersebut.

“Dia tidak mendapat bantuan medis di dalam rumah,” paparnya.

Sumber lain yang dekat dengan keluarga tersebut membenarkan serangan jantung tersebut, dan mengatakan bahwa Pangeran Abdulaziz dipindahkan ke rumah "untuk istirahat dan perawatan yang lebih baik".

Kasus Pangeran Abdulaziz dan putranya telah memicu upaya lobi internasional untuk pembebasan mereka, termasuk dari anggota Parlemen Eropa dan PBB.

Pada 2021, Kelompok Kerja PBB untuk Penahanan Sewenang-wenang menuduh pemerintah Arab Saudi "secara sewenang-wenang" menahan dua anggota keluarga kerajaan tersebut.

“Kedua pria tersebut tampaknya menjadi sasaran karena identitas mereka dan keanggotaan mereka di keluarga kerajaan,” kata kelompok PBB tersebut.

Pangeran Salman, yang menempuh pendidikan di Universitas Sorbonne Paris, adalah seorang bangsawan kecil yang tidak memberikan tantangan nyata terhadap Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Para pengamat mengatakan istana kerajaan mungkin kesal dengan pertemuan Pangeran Salman dengan anggota Kongres dari Partai Demokrat Adam Schiff tepat sebelum pemilu Amerika Serikat pada tahun 2016.

Schiff adalah kritikus Presiden AS Donald Trump, yang merupakan pendukung setia Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Pihak Kerajaan Arab Saudi belum berkomentar terkait nasib Pangeran Abadulaziz dan putranya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Kondisi Kesehatan Haji...
Kondisi Kesehatan Haji Bolot Sudah Membaik, Ingin Segera Pulang dan Beraktivitas
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Ini Penyebab Dasar Laut...
Ini Penyebab Dasar Laut Filipina Terangkat 2 Meter akibat Gempa Dahsyat M7,8
Rekomendasi
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia vs Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved