Siapa Shabana Mahmood? Menteri Kehakiman Muslim Inggris yang Pro-Palestina

Rabu, 10 Juli 2024 - 23:23 WIB
loading...
A A A
Setelah 7 Oktober, Mahmood mengecam serangan Hamas dan menegaskan bahwa hukum internasional harus dipatuhi setiap saat baik oleh kelompok Palestina maupun Israel.

Setelah wawancara Starmer dengan LBC di mana ia menegaskan bahwa Israel mempunyai hak untuk merampas air dan listrik bagi warga Gaza, Mahmood mengatakan, “posisi kami tetap bahwa hukum kemanusiaan internasional harus dipatuhi”, termasuk akses terhadap makanan, air, obat-obatan dan listrik.

Baca Juga: Joe Biden: Ukraina Akan Hentikan Langkah Putin

3. Pernah Terjebak dalam Kontroversi

Meskipun menandatangani dan mendukung mosi gencatan senjata di Gaza pada bulan Februari, Mahmood adalah salah satu dari 141 anggota parlemen yang abstain dalam pemungutan suara gencatan senjata pada bulan November.

Hal ini memicu unjuk rasa yang menyerukan rasa tidak percaya pada anggota parlemen tersebut dan Partai Never Forget Gaza yang baru dibentuk bertujuan untuk mengajukan kandidat yang menentangnya pada pemilu 2024.

Sebuah poster yang mengiklankan unjuk rasa gencatan senjata terhadap anggota parlemen tersebut beredar di media sosial dan grup WhatsApp dengan tulisan, “Hujan bom saat Anda abstain”.

Meskipun masih belum jelas mengapa Mahmood abstain, ia mengirimkan surat kepada warga daerah pemilihannya yang menyatakan dukungannya terhadap Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Bukan Pelajaran, Ini...
Bukan Pelajaran, Ini Tantangan Terbesar Pangeran George di Sekolah Baru
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Suguhkan Persaingan Tim Sepak Bola Paling Bergengsi di Asia Tenggara
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Kuasa Hukum Richard...
Kuasa Hukum Richard Lee Sebut Surat Kuasa Pelapor Cacat Hukum
Berita Terkini
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved