Bagaimana Jerman Membantu Persiapan NATO dalam Perang Melawan Rusia?

Kamis, 11 Juli 2024 - 12:55 WIB
loading...
A A A
Namun perlindungan AS bisa hilang jika Donald Trump kembali menjadi presiden AS. Trump mengancam tidak akan melindungi mitra NATO yang tidak mengeluarkan cukup uang untuk pertahanan dari Rusia. Dia bahkan mengatakan akan mendorong Moskow untuk melakukan "apa pun yang mereka inginkan" jika anggota aliansi NATO gagal mencapai target belanja pertahanan.

Akankah Jerman mengambil peran utama di NATO di masa depan? Bundeswehr harus menjadi "penjamin pertahanan konvensional di Eropa," kata Kanselir Scholz dalam pernyataan pemerintah pada bulan Juni 2022. Namun masih kekurangan personel, peralatan dan kemampuan untuk melakukan hal tersebut.

Baca Juga: Cerpen Franz Kafka Diterjemahkan dalam 13 Bahasa Daerah di Indonesia

Harus Siap Berperang Melawan Rusia

Bagaimana Jerman Membantu Persiapan NATO dalam Perang Melawan Rusia?

Foto/AP

Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius mengatakan bahwa Bundeswehr harus "siap perang". Beberapa analis memproyeksikan bahwa Rusia, yang telah beralih ke ekonomi perang, dapat melancarkan serangan ke wilayah NATO dalam waktu kurang dari lima tahun.

Setelah tiga dekade melakukan operasi "di luar wilayah", Bundeswehr saat ini hanya memiliki cukup amunisi untuk mempertahankan diri dari serangan semacam itu selama beberapa hari.

Oleh karena itu, idenya sekarang adalah untuk meningkatkan kemampuan NATO sedemikian rupa sehingga dapat menjadi pencegah yang kuat bagi Rusia untuk menyerang wilayah NATO. Seperti yang terjadi selama empat dekade Perang Dingin.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Wakil Gubernur Makkah...
Wakil Gubernur Makkah Pimpin Pencucian Ka'bah, Begini Urutan Prosesinya
Rekomendasi
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
Sepatu Pink Jadi Tren...
Sepatu Pink Jadi Tren di Piala Dunia 2026
Kontroversi VAR! Kane...
Kontroversi VAR! Kane Gagal Dapat Penalti, Alan Shearer Naik Pitam
Berita Terkini
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Infografis
Jurnalis Inggris: Pakistan...
Jurnalis Inggris: Pakistan Pemenang dalam Perang dengan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved