Bagaimana Jerman Membantu Persiapan NATO dalam Perang Melawan Rusia?

Kamis, 11 Juli 2024 - 12:55 WIB
loading...
A A A
Dari tahun 1958 hingga 1972, kekuatan tentara Jerman Barat bertambah dari 249.000 menjadi 493.000 tentara.

Hingga runtuhnya Tembok Berlin, jumlah pasukan berkisar sekitar 480.000 orang. Ketika Bundeswehr mengintegrasikan Tentara Rakyat Nasional, dengan tujuan utama menghapus strukturnya secara bertahap, jumlahnya meningkat lagi dalam waktu singkat.

Sekitar 20 tahun kemudian, hanya tersisa sekitar 200.000 tentara di Bundeswehr. Pada tahun 2023, mereka hanya memiliki 181.000 anggota, menurut Kementerian Pertahanan Jerman.

Hanya sebagian kecil dari tentara ini yang dilatih untuk dikerahkan dalam pertempuran sebagai bagian dari misi NATO.

Melansir DW, Scholz memaparkan kebijakan pertahanan Jerman

Terpengaruh Kondisi Politik AS

Bagaimana Jerman Membantu Persiapan NATO dalam Perang Melawan Rusia?

Foto/AP

Peran Bundeswehr di NATO berubah lagi setelah serangan 9/11 di AS pada tahun 2001 mendorong AS untuk menerapkan klausul pertahanan bersama aliansi tersebut dan Jerman memenuhi kewajiban perjanjiannya. Tentara Jerman adalah bagian dari koalisi pimpinan AS yang kemudian menginvasi Afghanistan untuk memukul mundur Taliban.

Untuk waktu yang lama, Bundeswehr berkonsentrasi pada pelatihan unit-unit yang dapat diangkut dengan cepat, bahkan ke Afghanistan. Hingga terjadinya Zeitenwende, atau "titik balik" – sebuah istilah yang diciptakan oleh Kanselir Jerman Olaf Scholz dalam pidatonya di depan parlemen Jerman hanya beberapa hari setelah invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina pada tahun 2022 – banyak anggota militer yang belum mempersiapkan diri untuk menghadapi serangan besar-besaran dan menyebarkan serangan darat di Eropa, tiga dekade setelah berakhirnya Perang Dingin.

Selama Perang Dingin dan tahun-tahun berikutnya, AS telah memainkan peran utama dalam NATO. Tidak ada negara lain yang melakukan investasi militer sebesar ini dibandingkan negara yang memiliki lebih dari 100.000 personel militer yang ditempatkan di Eropa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Jurnalis Inggris: Pakistan...
Jurnalis Inggris: Pakistan Pemenang dalam Perang dengan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved