Bagaimana Jerman Membantu Persiapan NATO dalam Perang Melawan Rusia?

Kamis, 11 Juli 2024 - 12:55 WIB
loading...
Bagaimana Jerman Membantu...
Militer Jerman membantu persiapan NATO dalam menghadapi perang melawan Rusia. Foto/AP
A A A
BERLIN - Saat itu awal tahun 1996 ketika tentara Jerman dengan perlengkapan tempur memasuki wilayah negara Eropa lainnya untuk pertama kalinya sejak Perang Dunia II. Jerman tidak datang ke Bosnia-Herzegovina sebagai penjaga perdamaian PBB, atau Helm Biru, namun sebagai bagian dari Pasukan Implementasi (IFOR) yang dipimpin NATO.

Pada tahun 1992, bekas republik Yugoslavia telah terjerumus ke dalam perang paling berdarah di tanah Eropa sejak tahun 1945 oleh etnis minoritas Serbia di negara tersebut, dengan dukungan pasukan otokrat Serbia Slobodan Milosevic. Pada bulan Desember 1995, pihak-pihak yang bertikai, negara-negara tetangga dan kepala negara serta pemerintahan Amerika Serikat, Inggris, Perancis, dan Jerman menandatangani Perjanjian Perdamaian Dayton.

NATO membentuk IFOR, yang digantikan oleh Pasukan Stabilisasi (SFOR), untuk mempertahankan gencatan senjata dan menstabilkan perdamaian di negara kecil di Eropa tenggara.

Jerman berpartisipasi, namun Bundeswehr hanya dipersiapkan sebagian untuk misi di negara pegunungan tersebut. Para prajurit tentara Jerman belum dilatih untuk operasi "di luar wilayah". Kadang-kadang, mereka harus memperlebar jalan karena alat berat militer tidak mampu melewatinya.

Selama Perang Dingin, Bundeswehr Republik Federal Jerman (Jerman Barat), yang bergabung dengan NATO pada tahun 1955, terutama bertanggung jawab untuk mempertahankan diri dari kemungkinan serangan oleh negara-negara Pakta Warsawa, yang berada di zona pengaruh Soviet.

Ada setengah juta tentara Soviet yang ditempatkan di Jerman Timur. Dan Tentara Rakyat Nasional (NVA) GDR mempunyai lebih dari 150.000 tentara tambahan.

Setiap tahun, skenario serangan diberlakukan dalam manuver dan latihan NATO yang berlangsung di tanah datar di Jerman utara, terutama dengan tank.

Idenya adalah bahwa tank tempur utama Leopard dan unit Bundeswehr akan bertahan melawan serangan dari timur sampai kedaulatan udara tak terbatas terbentuk dengan bantuan anggota terbesar NATO, AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Mobil Dibom Israel,...
Mobil Dibom Israel, Jenderal Angkatan Darat Lebanon Tewas
Rekomendasi
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
Iran Merudal Israel,...
Iran Merudal Israel, Trump Cegah Zionis Balas Serangan
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved