Biadab! Israel Bombardir Sekolah yang Dikelola PBB di Gaza, 16 Orang Meninggal

Minggu, 07 Juli 2024 - 08:18 WIB
loading...
Biadab! Israel Bombardir...
Israel bombardir sekolah yang dikelola PBB di Gaza, 16 orang meninggal. Foto/REUTERS/Ramadan Abed
A A A
GAZA - Militer Israel telah membombardir sebuah sekolah yang dikelola PBB di Jalur Gaza, Palestina, pada hari Sabtu. Serangan udara tersebut menewaskan 16 orang.

Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas mengatakan 16 orang meninggal dalam serangan terhadap sebuah sekolah yang dikelola oleh UNRWA, badan PBB untuk pengungsi Palestina, yang menampung para pengungsi di Nuseirat di Gaza tengah.

Militer Israel berdalih pesawat tempurnya menargetkan “teroris” yang beroperasi di sekitar sekolah Al-Jawni.

Militer Israel sebelumnya mengatakan mereka telah melakukan operasi di sebagian besar Jalur Gaza, termasuk Shujaiya di utara, Deir al-Balah di Gaza tengah dan Rafah di selatan.

Baca Juga: Apa Itu Senjata Kiamat, yang Bakal Digunakan Israel untuk Melawan Seluruh Negara Timur Tengah

Shujaiya adalah salah satu wilayah yang sebelumnya dinyatakan militer bersih dari Hamas, namun pertempuran kembali terjadi.

Paramedis di Gaza pada hari Sabtu melaporkan 10 kematian dalam serangan udara terpisah di sebuah rumah di kamp pengungsi Nuseirat.

Kantor pers dan paramedis Hamas mengatakan empat jurnalis yang bekerja untuk media lokal tewas dalam serangan Jumat malam, dan UNRWA mengatakan dua karyawannya tewas.

UNRWA, yang mengoordinasikan sebagian besar bantuan yang dikirim ke Gaza, mengatakan 194 pegawainya tewas dalam Perang Gaza.

Serangan Israel terjadi ketika upaya diplomatik untuk menghentikan perang, yang memasuki bulan kesepuluh pada hari Minggu (7/7/2024), berlanjut dengan Israel mengatakan pada hari Jumat bahwa pihaknya akan mengirim delegasi minggu depan untuk melanjutkan pembicaraan dengan mediator Qatar.

Dalam sebuah pernyataan yang mengumumkan langkah tersebut, seorang juru bicara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan masih ada kesenjangan di pihak Hamas mengenai cara mencapai gencatan senjata dan kesepakatan pembebasan sandera.

Hal ini terjadi setelah delegasi yang dipimpin oleh kepala Mossad—badan intelijen Israel—David Barnea mengadakan pembicaraan putaran pertama dengan mediator di Doha.

"Disepakati minggu depan para perunding Israel akan berangkat ke Doha untuk melanjutkan perundingan. Masih ada kesenjangan di antara para pihak," kata juru bicara tersebut, seperti dikutip AFP.

Belum ada gencatan senjata sejak jeda satu minggu pada bulan November yang membebaskan 80 sandera Israel sebagai ganti 240 warga Palestina yang ditahan di penjara Israel.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Tegas! Iran Tak Akan...
Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel
Rekomendasi
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Jokowi Hadiri HUT Ke-80...
Jokowi Hadiri HUT Ke-80 Bhayangkara di Cikeas
Berita Terkini
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved