Italia Sita 2 Drone Militer China yang Disembunyikan di Kontainer

Kamis, 04 Juli 2024 - 13:10 WIB
loading...
Italia Sita 2 Drone...
Italia menyita dua drone militer China yang hendak dikirim ke Libya. Foto/AP
A A A
ROMA - Pihak yang berwenang di Italia telah menyita dua drone militer buatan China yang sedang dalam perjalanan ke Libya. Penyitaan tersebut berkaitan dengan embargo senjata internasional terus berlanjut terhadap Libya.

Menurut polisi bea cukai dan badan bea cukai Italia, kedua drone tersebut ditemukan dalam keadaan terbongkar dalam enam kontainer di pelabuhan Gioia Tauro di wilayah selatan Calabria. Mereka dilaporkan dilaporkan di antara replika bilah pisau turbin angin dalam upaya untuk menyamarkannya sebagai peralatan serupa.

Pengumuman badan Italia tersebut tampaknya mengkonfirmasi laporan bulan lalu oleh surat kabar tersebut, Corriere della Sera, mengenai intersepsi serupa di pelabuhan yang sama pada tanggal 18 Juni.

Baca Juga: Penumpang Disuguhi Makanan Basi, Pesawat Delta Airlines Alihkan Penerbangan

Berdasarkan informasi dari intelijen Amerika, dimana materi tersebut telah disita dari sebuah kapal kontainer yang tiba dari pelabuhan Yantian di China selatan.

Kapal itu dilaporkan sedang dalam perjalanan ke pelabuhan Benghazi di timur Libya, yang saat ini dikendalikan oleh panglima perang dan komandan militer, Khalifa Haftar. Drone buatan China tampaknya lebih lanjut menunjukkan bahwa Beijing mungkin memasok senjata dan peralatan militer ke pemerintahan timur Libya, bersama dengan negara-negara lain seperti Rusia dan Uni Emirat Arab (UEA).

Karena Libya terus terkena embargo senjata internasional, yang dilanggar oleh pengiriman dan sumbernya, drone tersebut disita oleh pihak yang berwenang Italia.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Berita Terkini
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved