Profil Presiden Bolivia Luis Arce yang Selamat dari Kudeta Militer

Jum'at, 28 Juni 2024 - 15:18 WIB
loading...
Profil Presiden Bolivia...
Luis Alberto Arce Catacora, presiden Bolivia yang lolos dari kudeta militer. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - Presiden Bolivia Luis Arce baru saja menghadapi upaya kudeta yang dimotori Panglima Militer Jenderal Juan Jose Zuniga.

Aksi kudeta itu diwarnai dengan penyerbuan istana kepresidenan oleh para tentara dengan kendaraan lapis baja.

Jenderal Zuniga berdalih upaya kudetanya untuk "membangun kembali demokrasi" di Bolivia. Namun, aksinya telah gagal dan akan menghadapi penyelidikan kriminal yang bisa membuatnya dipenjara bertahun-tahun.

Setelah gagalnya upaya kudeta, pihak berwenang Bolivia menangkap Jenderal Zuniga. Kantor berita AP juga melaporkan bahwa Arce telah memerintahkan penangkapan juga terhadap Wakil Laksamana Angkatan Laut Juan Arnez Salvador.

Baca Juga: Hendak Kudeta, Jenderal Bolivia Serbu Istana Presiden Arce

Profil Presiden Bolivia Luis Arce


Luis Alberto Arce Catacora merupakan presiden ke-67 Bolivia yang sudah menjabat sejak 2020.

Dia memimpin Bolivia dengan didampingi David Choquehuanca sebagai wakil presiden (Wapres).

Selain menjadi politikus kenamaan Bolivia, Arce sebelumnya juga dikenal sebagai seorang bankir dan ekonom. Dia pernah menjadi menteri perekonomian Bolivia.

Mengutip AP, Jumat (28/6/2024), Arce lahir pada 28 September 1963. Artinya, saat ini usianya sudah memasuki 60 tahun.

Arce pernah belajar ekonomi di Inggris. Sebagai ekonom, dia menghabiskan sebagian besar waktu untuk bekerja di bidang perbankan dan akuntansi, khususnya di bank sentral.

Kiprahnya tersebut membuat Evo Morales yang waktu itu menjadi Presiden Bolivia tertarik padanya. Akhirnya, Morales menunjuk Arce sebagai menteri pada 2006.

Lebih dari sepuluh tahun mengabdi untuk pemerintahan Morales, Arce banyak dipuji dengan berbagai keberhasilannya. Akan tetapi, akhir masa jabatannya harus berlangsung lebih cepat akibat diagnosis kanker ginjal yang memaksanya pergi berobat ke luar negeri.

Setelah menjalani pemulihan, Arce kembali diangkat ke posisinya yang dulu pada Januari 2019. Namun, dia mengundurkan diri dari jabatannya di tengah kerusuhan sosial yang dihadapi Bolivia pada Oktober-November.

Puncaknya, Morales dipecat sebagai presiden oleh Parlemen di tengah tuduhan kecurangan pemilu. Setelahnya, muncul nama presiden baru; Jeanine Anez.

Terlepas dari itu, Arce ternyata berencana untuk mencalonkan diri sebagai presiden Bolivia. Dia pun mulai membangun reputasinya dengan melakukan sejumlah kampanye, termasuk di luar negeri.

Pada 2020, Arce memenangkan pemilu setelah periode kekacauan politik yang mendalam di Bolivia. Sebagai presiden, dia mulai membangun kembali stabilitas politik.

Melihat berbagai kebijakannya, Arce telah berjuang untuk mengelola kekurangan dolar AS yang membebani perekonomian. Hal ini menyebabkan lembaga pemeringkat kredit menurunkan peringkat utang Bolivia ke status “sampah”.

Selain itu, pemerintahan Arce juga menandatangani perjanjian dengan perusahaan-perusahaan Rusia dan China untuk mengembangkan cadangan litium dalam jumlah besar. Sayangnya, Parlemen belum menyetujui kontrak apa pun.

Terbaru, pemerintahan Arce dilanda upaya kudeta. Stasiun televisi Bolivia memperlihatkan Arce sempat berhadapan dengan pemimpin pemberontakan dan terlihat tidak gentar.

“Saya kapten kalian, dan saya perintahkan kalian untuk menarik mundur pasukan kalian, dan saya tidak akan membiarkan pembangkangan ini,” kata Arce.

Pada langkah strategisnya untuk meredam pemberontakan, Arce menunjuk seorang komandan militer baru. Dia berhasil mengakhiri upaya kudeta dalam sekitar 5 jam.

Demikianlah ulasan mengenai profil Presiden Bolivia Luis Arce yang selamat dari kudeta militer.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
Siapa Laura Fernandez?...
Siapa Laura Fernandez? Presiden Baru Kosta Rika yang Ingin Jadi Perisai AS di Amerika Latin
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
Anggota DPR Ini Dipenjara...
Anggota DPR Ini Dipenjara 8 Bulan karena Mengkritik Presiden
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Berita Terkini
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved