Rusia Angkut Aset Militer dari Suriah ke Libya

Rabu, 18 Desember 2024 - 07:36 WIB
loading...
Rusia Angkut Aset Militer...
Pasukan Rusia berada di Suriah. Foto/anadolu
A A A
MOSKOW - Rusia menarik sejumlah besar pasukan dan peralatan militer dari Suriah dan mengangkutnya ke Libya, menurut pejabat Barat.

Menurut CNN, dua pejabat Amerika Serikat (AS) memberi tahu bahwa Rusia telah mulai memindahkan aset angkatan laut dari Suriah ke Libya.

Adapun pejabat pertahanan Barat lainnya melaporkan Moskow semakin menekan panglima perang Libya timur, Khalifa Haftar, untuk mengamankan klaim Rusia atas pelabuhan di Benghazi.

Perkembangan itu terjadi saat otoritas Rusia terus menilai apakah pemerintah Suriah yang baru, yang dipimpin kelompok oposisi Hayat Tahrir Al-Sham (HTS), akan terbuka terhadap penyelesaian yang dinegosiasikan yang akan memungkinkan pasukan dan aset Rusia tetap berada di beberapa pangkalannya di Suriah, yaitu pangkalan udara Khmeimim di Latakia dan pelabuhan di Tartus.

Kehadiran pasukan Rusia di Suriah dan kendali atas fasilitas-fasilitas tersebut di Suriah memiliki tujuan strategis bagi Moskow selama dekade terakhir, memungkinkannya mempertahankan akses ke perairan hangat, menggunakan pengaruh militer, dan diduga memindahkan material terlarang antara Rusia dan Afrika.

Upaya yang dilaporkan untuk mengamankan pelabuhan di Libya bertujuan melayani tujuan yang sama, dengan pejabat pertahanan mengatakan Moskow akan kehilangan pelabuhan laut Mediterania untuk memproyeksikan kekuatan di sisi selatan NATO jika gagal melakukannya.

Baca juga: Pemerintahan Sementara Suriah Minta PBB Bertindak Melawan Serangan Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Jirayut Debut Akting...
Jirayut Debut Akting di Film Cek Kodham, Akui Sempat Tak Percaya Diri
Jangan Lewatkan! Spesial...
Jangan Lewatkan! Spesial Akhir Pekan di Alfamidi, Banyak Bonus Menanti
Berita Terkini
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved