UEA Kirim F-16 ke Yunani di Tengah Ketegangan Athena-Ankara

Sabtu, 22 Agustus 2020 - 06:33 WIB
loading...
A A A
Langkah tersebut didahului oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki Hami Aksoy yang mengklaim bahwa tindakan Yunani, khususnya "perjanjian bajak laut dengan Mesir" pada pembuatan ZEE, melanggar hak landas kontinen Ankara sendiri dan menunjukkan bahwa itu tidak tulus dan jujur tentang dialog.(Baca: Yunani-Turki Bertempur di Dunia Maya )

“Perjanjian ini melanggar hak negara kami dan Libya atas landas kontinen di Mediterania timur. Setelah itu, kapal kami Oruc Reis memulai kegiatan penelitian seismik yang direncanakan sebelumnya. Tidak ada dasar hukum bagi Yunani untuk menentangnya,” kata Aksoy.

Dia merujuk pada kesepakatan yang dicapai Turki dan Libya pada 2019 untuk mengambil alih bagian terbesar dari perairan Mediterania yang dianggap Yunani sebagai bagian dari ZEE-nya sendiri.

Mesir, pada gilirannya, bergabung dengan Yunani dalam mengutuk perjanjian batas maritim Turki-Libya 2019 sebagai "ilegal", dengan UE juga memihak Athena dalam sengketa dan memberikan sanksi kepada Ankara atas pengeborannya di lepas pantai Siprus.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved