Dipakai Israel, Apakah Legal Penggunaan Bom Fosfor Putih dalam Perang?

Rabu, 26 Juni 2024 - 13:51 WIB
loading...
Dipakai Israel, Apakah...
Bom fosfor putih ditembakkan tentara Israel di perbatasan Israel-Lebanon di Israel utara, 12 November 2023. Foto/REUTERS/Evelyn Hockstein
A A A
GAZA - Bom fosfor putih adalah senjata kontroversial yang telah digunakan dalam konflik di berbagai wilayah, termasuk oleh pasukan penjajah Israel.

Rezim kolonial Israel telah berkali-kali dilaporkan menggunakan bom fosfor putih di wilayah Gaza dan Lebanon, yang mengakibatkan risiko serius bagi warga sipil.

Human Rights Watch (HRW) telah memverifikasi penggunaan senjata fosfor putih oleh pasukan Israel di wilayah selatan Lebanon sejak Oktober 2023.

Pasukan penjajah Israel menggunakan bom fosfor putih di 17 kota di selatan Lebanon, termasuk 5 kota di mana bom fosfor putih digunakan secara tidak sah di atas area permukiman penduduk.

Penggunaan bom ini oleh militer Zionis semakin membahayakan keselamatan warga sipil di Gaza atau pun Lebanon.

HRW mendokumentasikan penggunaan bom fosfor putih di wilayah Lebanon melalui foto dan video yang menunjukkan bom fosfor putih mendarat di atas gedung-gedung permukiman di desa-desa perbatasan Lebanon-Israel.

Penggunaan senjata ini telah menyebabkan warga sipil mengungsi dari beberapa desa di perbatasan Lebanon-Israel.

Meskipun HRW belum memperoleh bukti luka bakar akibat penggunaan bom fosfor putih, ada laporan yang mengindikasikan kerusakan saluran pernapasan warga akibat paparan zat berbahaya ini.

Berikut beberapa poin terkait legalitas dan penggunaan fosfor putih:

1. Legalitas


Secara resmi, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mengatur pelarangan penggunaan bom fosfor putih dalam perang.

Hal ini tercantum dalam Resolusi PBB Tahun 1972, yang mengkategorikan bom ini sebagai senjata yang memiliki dampak mengerikan.

Disepakati oleh anggota PBB di tahun 1980, aturan ini melarang penggunaan bom fosfor putih untuk perang sipil.

2. Penyalahgunaan


Fosfor putih digunakan terutama untuk mengaburkan operasi militer di lapangan. Zat ini menciptakan tabir asap pada malam atau siang hari untuk menutupi pergerakan visual pasukan.

Namun, penggunaannya di wilayah padat penduduk seperti Gaza dan Lebanon, melanggar persyaratan hukum humaniter internasional yang mengharuskan pihak-pihak yang terlibat konflik mengambil tindakan pencegahan guna menghindari cedera dan hilangnya nyawa warga sipil.

Meski demikian, Israel sudah terkenal melanggar berbagai hukum internasional, termasuk saat ini dituduh melakukan genosida di Gaza oleh Mahkamah Internasional (ICJ).

3. Sangat Berbahaya


Fosfor putih dapat menyebabkan luka bakar parah dan memiliki dampak jangka panjang bagi para penyintas.

Saat terjadi ledakan di udara, fosfor putih menutupi area yang lebih luas dan meningkatkan risiko bagi warga sipil.

Bom fosfor putih adalah senjata kimia yang terdispersi dalam peluru artileri, bom, dan roket. Saat terpapar oksigen, senjata ini menyala dan mengakibatkan luka bakar parah atau cedera yang menyiksa seumur hidup.

Bom fosfor putih dapat membakar rumah, lahan pertanian, dan objek sipil lainnya. Penggunaan bom fosfor putih secara tidak sah di area pemukiman melanggar hukum humaniter internasional, yang mengharuskan pihak yang terlibat konflik untuk mengambil tindakan pencegahan demi menghindari cedera warga sipil.

Dampak bom fosfor putih bahkan dilaporkan bisa bertahan selama bertahun-tahun. Beberapa warga Palestina tidak hanya mengalami cacat fisik akibat bom yang dijatuhkan Israel itu, tapi anak-anak mereka dilaporkan menderita kanker, kelainan genetika, atau masalah kesehatan lainnya.

Baca juga: Hamas Persenjatai Diri Lagi dari Bom Israel yang Belum Meledak di Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Tegas! Iran Tak Akan...
Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel
Rekomendasi
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Berita Terkini
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved