China Terbitkan Obligasi 50 Tahun, Langkah Putus Asa Pertahankan Stabilitas Fiskal

Jum'at, 14 Juni 2024 - 11:05 WIB
loading...
A A A
Selang beberapa waktu, harganya telah turun ke angka semula 100 Yuan dan pasar hanya bertahan satu hari. Mereka yang membeli di harga tertinggi 127 Yuan mengalami kerugian hingga 27 persen hanya dalam satu hari.

Pajak atas intelijen ini pada dasarnya adalah sebuah mesin untuk memanen kekayaan masyarakat. CCP berharap setiap warga China akan menjadi wajib pajak atas jenis pajak tersebut.

Ketika seluruh masyarakat menyadari sifat sebenarnya dari obligasi jangka panjang CCP, maka hal itu akan runtuh seperti kupon emas Yuan yang dikeluarkan partai Kuomintang di Shanghai di masa lalu, yang pada akhirnya hanya menjadi lembaran kertas tak berharga.

Kemampuan Membayar Utang


Dr Li Hengqing, seorang ekonom China-Amerika yang tinggal di Amerika Serikat, baru-baru ini mengatakan kepada Epoch Times bahwa tujuan CCP menerbitkan obligasi nasional jangka sangat panjang adalah untuk mendorong masyarakat berinvestasi atau menyelesaikan utang pemerintah dengan tabungan yang tidak digunakan untuk konsumsi.

Namun masalahnya adalah, di bawah gejolak politik dan ekonomi saat ini, penerbitan obligasi nasional jangka sangat panjang dengan kurun waktu 20, 30 atau bahkan 50 tahun, CCP sebenarnya tidak memiliki niat untuk membayar kembali pokok obligasi tersebut. Terlebih lagi, siapa yang dapat menjamin bahwa rezim CCP tidak akan runtuh pada periode ini.

Penerbitan obligasi nasional jangka panjang oleh pemerintah China, meski terdapat berbagai tantangan ekonomi, dipandang sebagai upaya putus asa untuk mempertahankan stabilitas fiskal.

Para pengkritik berpendapat bahwa strategi ini, yang pada dasarnya merupakan pinjaman dari generasi mendatang, dapat menyebabkan korupsi dan masalah fiskal.

Kinerja obligasi yang buruk di hari perdagangan pertama semakin memicu skeptisisme.

Di tengah ketidakpastian politik dan ekonomi, muncul keraguan mengenai kemampuan pemerintah China untuk membayar utang-utang tersebut. Hal ini membuat beberapa pihak memperkirakan bahwa keruntuhan rezim CCP sudah tidak dapat dihindari.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved