11 Negara Ini Suka Makan Daging Buaya, Dianggap Lezat dan Berkhasiat
Jum'at, 14 Juni 2024 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Kuba memiliki peternakan buaya yang memasok daging ke hotel dan restoran yang melayani wisatawan. Daging buaya juga dijual ke pasar dalam negeri sebagai makanan kesehatan yang eksotik.
Buaya di Kuba dulunya diburu secara berlebihan, namun kini dikelola sebagai sumber makanan berkelanjutan di samping peternakan komersial.
Di Thailand, daging buaya memang tidak sepopuler sumber protein hewani lainnya. Namun, beberapa restoran di Bangkok menyajikan hidangan seperti kari buaya atau buaya goreng.
Peternakan Buaya Singha di Chonburi menampung lebih dari 60.000 buaya yang dibiakkan untuk diambil daging dan kulitnya.
Thailand memang memiliki industri kulit buaya yang signifikan yang menggunakan kulit buaya hasil budidaya dan liar.
Di restoran Vietnam di kota besar seperti Hanoi atau Ho Chi Minh City, buaya terkadang muncul di menu.
Vietnam memiliki sektor peternakan buaya skala kecil, dan beberapa buaya liar masih diburu untuk diambil dagingnya. Namun, jenis daging lain lebih umum.
Daging buaya umumnya dianggap sebagai barang baru atau kelezatan wisata daripada makanan pokok.
Daging buaya tersedia di peternakan khusus di Filipina, namun tidak banyak dikonsumsi oleh masyarakat umum.
Rasa daging buaya belum begitu populer seperti di wilayah tetangga di Asia Tenggara. Namun, di beberapa daerah pedesaan, buaya hasil buruan dimakan sebagai sumber daging gratis.
Para pegiat konservasi bekerja untuk melindungi habitat buaya dan mencegah perburuan untuk menghindari kelangkaan.
Baca juga: Gara-gara Memangsa Anjing Peliharaan, Buaya Raksasa Ini Jadi Santapan Pesta Penduduk
Buaya di Kuba dulunya diburu secara berlebihan, namun kini dikelola sebagai sumber makanan berkelanjutan di samping peternakan komersial.
9. Thailand
Di Thailand, daging buaya memang tidak sepopuler sumber protein hewani lainnya. Namun, beberapa restoran di Bangkok menyajikan hidangan seperti kari buaya atau buaya goreng.
Peternakan Buaya Singha di Chonburi menampung lebih dari 60.000 buaya yang dibiakkan untuk diambil daging dan kulitnya.
Thailand memang memiliki industri kulit buaya yang signifikan yang menggunakan kulit buaya hasil budidaya dan liar.
10. Vietnam
Di restoran Vietnam di kota besar seperti Hanoi atau Ho Chi Minh City, buaya terkadang muncul di menu.
Vietnam memiliki sektor peternakan buaya skala kecil, dan beberapa buaya liar masih diburu untuk diambil dagingnya. Namun, jenis daging lain lebih umum.
Daging buaya umumnya dianggap sebagai barang baru atau kelezatan wisata daripada makanan pokok.
11. Filipina
Daging buaya tersedia di peternakan khusus di Filipina, namun tidak banyak dikonsumsi oleh masyarakat umum.
Rasa daging buaya belum begitu populer seperti di wilayah tetangga di Asia Tenggara. Namun, di beberapa daerah pedesaan, buaya hasil buruan dimakan sebagai sumber daging gratis.
Para pegiat konservasi bekerja untuk melindungi habitat buaya dan mencegah perburuan untuk menghindari kelangkaan.
Baca juga: Gara-gara Memangsa Anjing Peliharaan, Buaya Raksasa Ini Jadi Santapan Pesta Penduduk
(sya)
Lihat Juga :