3 Hukuman Mati yang Mengguncang China pada 2024, Salah Satunya Kasus Suap Rp3,9 triliun

Sabtu, 08 Juni 2024 - 18:26 WIB
loading...
A A A
Selain itu, keuntungan ilegal yang diperoleh Bai dan bunga yang diperoleh darinya telah diperintahkan untuk diserahkan ke kas negara oleh pengadilan.

Dari tahun 2014 hingga 2018, Bai diketahui memanfaatkan berbagai jabatan kerjanya di perusahaan, termasuk direktur operasi modal, asisten manajer umum, dan manajer umum, untuk mencari keuntungan bagi departemen terkait dalam hal-hal seperti akuisisi proyek dan pembiayaan perusahaan. dan kemudian menerima suap senilai lebih dari 1,1 miliar yuan sebagai imbalannya.

“Perilaku Bai merupakan tindak pidana suap sesuai dengan Hukum Pidana. Dia harus dijatuhi hukuman mati sesuai dengan hukum, karena jumlah suapnya sangat besar dan keadaan pelanggarannya sangat berat, yang mana telah menyebabkan kerugian besar. mempunyai dampak yang sangat negatif terhadap masyarakat dan menyebabkan kerugian yang sangat besar bagi negara dan masyarakat,” katanya.

“Meskipun dia mengungkap aktivitas kriminal besar orang lain dan memberikan petunjuk penting yang membantu menyelesaikan kasus lain, itu tidak cukup untuk menghukumnya dengan ringan karena pelanggaran yang dilakukannya,” tambahnya.

2. Lai Xiaomin Menerima Suap Rp3,9 Triliun

3 Hukuman Mati yang Mengguncang China pada 2024, Salah Satunya Kasus Suap Rp3,9 triliun

Foto/CCTV

Sebelum Bai, Lai Xiaomin, mantan ketua China Huarong Asset Management Co Ltd, dieksekusi karena korupsi pada Januari 2021 setelah hukuman matinya disetujui oleh pengadilan tinggi.

Lai dihukum karena penyuapan, penggelapan, dan bigami dan dijatuhi hukuman mati setelah diidentifikasi menggunakan berbagai jabatan untuk memberikan manfaat kepada orang lain dan kemudian menerima hadiah dan uang senilai lebih dari 1,78 miliar yuan.

Lai juga diketahui memanfaatkan posisinya untuk menggelapkan dan memeras dana publik senilai lebih dari 25,13 juta yuan. Selain itu, dia telah tinggal bersama seseorang selain pasangan sahnya sebagai suami-istri untuk waktu yang lama.

Baca Juga: 14 Aktivis Didakwa di Hong Kong, Bentuk Penghinaan China terhadap Demokrasi

3. Zhang Bo dan Ye Chengchen Membunuh Bayi

China telah mengeksekusi sepasang suami istri karena melemparkan dua balita keluar dari jendela apartemen bertingkat tinggi, dalam sebuah kasus yang memicu kemarahan nasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Isu Suap Bea Cukai, Hotman Paris: Bawa Buktimu!
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Bela Iran, Kelompok...
Bela Iran, Kelompok Houthi Akan Tembak Kapal Israel yang Lintasi Laut Merah
Rekomendasi
Barang Bukti OTT Bupati...
Barang Bukti OTT Bupati Muara Enim, Uang Tunai hingga Rekening Senilai Rp2 M
Viral Thania Pijiti...
Viral Thania Pijiti Pacar Sarwendah, Ruben Onsu Khawatir Kehilangan Peran sebagai Ayah
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Berita Terkini
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved