Ribuan Ultranasionalis Israel Pawai ke Yerusalem, Teriak 'Matilah Orang Arab'
Kamis, 06 Juni 2024 - 08:24 WIB
loading...
A
A
A
Pawai tersebut dilakukan di tengah memanasnya ketegangan akibat perang Israel-Hamas di Gaza. Perang dimulai dengan serangan Hamas pada 7 Oktober ke Israel selatan, yang menurut rezim Zionis, menewaskan sekitar 1.200 orang dan ratusan lainnya disandera.
Israel merespons dengan serangan besar-besaran yang telah menewaskan lebih dari 36.000 warga Palestina, menurut pejabat kesehatan Gaza.
Amerika Serikat telah mendukung gencatan senjata bertahap dan pembebasan sandera yang digariskan oleh Presiden Joe Biden pekan lalu.
Namun Israel mengatakan mereka tidak akan mengakhiri perang tanpa menghancurkan Hamas. Sedangkan Hamas menuntut gencatan senjata jangka panjang dan penarikan penuh pasukan Israel.
Pawai massa ultranasionalis Israel tahunan ini memperingati “Hari Yerusalem", yang menandai penaklukan Israel atas Yerusalem Timur, termasuk Kota Tua dan tempat sucinya—yang disucikan oleh umat Yahudi, Kristen, dan Islam—dalam perang Timur Tengah tahun 1967.
Israel menganggap seluruh Yerusalem sebagai ibu kotanya, namun aneksasinya atas Yerusalem Timur tidak diakui secara internasional.
Israel merespons dengan serangan besar-besaran yang telah menewaskan lebih dari 36.000 warga Palestina, menurut pejabat kesehatan Gaza.
Amerika Serikat telah mendukung gencatan senjata bertahap dan pembebasan sandera yang digariskan oleh Presiden Joe Biden pekan lalu.
Namun Israel mengatakan mereka tidak akan mengakhiri perang tanpa menghancurkan Hamas. Sedangkan Hamas menuntut gencatan senjata jangka panjang dan penarikan penuh pasukan Israel.
Pawai massa ultranasionalis Israel tahunan ini memperingati “Hari Yerusalem", yang menandai penaklukan Israel atas Yerusalem Timur, termasuk Kota Tua dan tempat sucinya—yang disucikan oleh umat Yahudi, Kristen, dan Islam—dalam perang Timur Tengah tahun 1967.
Israel menganggap seluruh Yerusalem sebagai ibu kotanya, namun aneksasinya atas Yerusalem Timur tidak diakui secara internasional.
Lihat Juga :