Turki Ingin Gabung BRICS, Rusia Menyambut Baik
Selasa, 04 Juni 2024 - 18:30 WIB
loading...
A
A
A
Menurut perkiraan, perekonomian BRICS akan menyumbang lebih dari 50% PDB global pada tahun 2030.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan BRICS dan Organisasi Kerjasama Shanghai telah menjadi pilar utama dalam dunia multipolar yang sedang berkembang.
Pakar ekonomi menekankan BRICS juga merupakan lokomotif de-dolarisasi ekonomi global karena anggota blok ini semakin banyak yang beralih ke mata uang nasional dalam hubungan perdagangan, misalnya, 90% kesepakatan antara perusahaan Rusia dan China kini dilakukan dalam rubel dan yuan.
BRICS menggandakan keanggotaannya tahun lalu, menjadi BRICS+ setelah memasukkan Mesir, Ethiopia, Iran, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab pada 1 Januari 2024.
Rusia menyambut baik minat Turki terhadap BRICS, menurut juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Selasa.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan BRICS dan Organisasi Kerjasama Shanghai telah menjadi pilar utama dalam dunia multipolar yang sedang berkembang.
Pakar ekonomi menekankan BRICS juga merupakan lokomotif de-dolarisasi ekonomi global karena anggota blok ini semakin banyak yang beralih ke mata uang nasional dalam hubungan perdagangan, misalnya, 90% kesepakatan antara perusahaan Rusia dan China kini dilakukan dalam rubel dan yuan.
BRICS menggandakan keanggotaannya tahun lalu, menjadi BRICS+ setelah memasukkan Mesir, Ethiopia, Iran, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab pada 1 Januari 2024.
Rusia Menyambut Baik
Rusia menyambut baik minat Turki terhadap BRICS, menurut juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Selasa.
Lihat Juga :