Siap Bersaing dengan Ahmadinejad, Ketua Parlemen Iran Daftar Pemilu Presiden
Senin, 03 Juni 2024 - 22:22 WIB
loading...
A
A
A
Kekerasan di sekitar protes menyebabkan beberapa orang terbunuh, ratusan terluka dan ribuan orang ditangkap.
Qalibaf kemudian menjabat sebagai kepala polisi Iran, memodernisasi pasukan dan menerapkan 110 nomor telepon darurat negara tersebut. Namun, bocoran rekaman pertemuan antara Qalibaf dan anggota pasukan relawan Basij Garda Revolusi memuat pernyataan Qalibaf yang memerintahkan penggunaan tembakan terhadap para demonstran pada tahun 2003, serta memuji kekerasan yang digunakan dalam protes Gerakan Hijau di Iran pada tahun 2009.
Di antara mereka yang sudah terdaftar adalah mantan Presiden garis keras Mahmoud Ahmadinejad, mantan ketua parlemen lainnya, Ali Larijani, dan mantan Kepala Bank Sentral Iran Abdolnasser Hemmati, yang juga mencalonkan diri pada tahun 2021.
Kandidat lain mungkin akan muncul. Penjabat presiden negara tersebut, Mohammad Mokhber, yang sebelumnya merupakan birokrat di belakang layar, bisa menjadi kandidat terdepan karena dia sudah terlihat bertemu dengan Khamenei. Yang juga dibahas sebagai calon calon adalah mantan reformis, Khatami.
Namun tampaknya teokrasi Syiah Iran tidak akan mengizinkan Ahmadinejad atau Khatami untuk mencalonkan diri. Dewan Wali yang beranggotakan 12 orang, sebuah panel ulama dan ahli hukum yang pada akhirnya diawasi oleh Khamenei, akan memutuskan daftar calon akhir. Panel tersebut tidak pernah menerima perempuan atau siapa pun yang menyerukan perubahan radikal dalam pemerintahan negara.
Qalibaf kemudian menjabat sebagai kepala polisi Iran, memodernisasi pasukan dan menerapkan 110 nomor telepon darurat negara tersebut. Namun, bocoran rekaman pertemuan antara Qalibaf dan anggota pasukan relawan Basij Garda Revolusi memuat pernyataan Qalibaf yang memerintahkan penggunaan tembakan terhadap para demonstran pada tahun 2003, serta memuji kekerasan yang digunakan dalam protes Gerakan Hijau di Iran pada tahun 2009.
Di antara mereka yang sudah terdaftar adalah mantan Presiden garis keras Mahmoud Ahmadinejad, mantan ketua parlemen lainnya, Ali Larijani, dan mantan Kepala Bank Sentral Iran Abdolnasser Hemmati, yang juga mencalonkan diri pada tahun 2021.
Kandidat lain mungkin akan muncul. Penjabat presiden negara tersebut, Mohammad Mokhber, yang sebelumnya merupakan birokrat di belakang layar, bisa menjadi kandidat terdepan karena dia sudah terlihat bertemu dengan Khamenei. Yang juga dibahas sebagai calon calon adalah mantan reformis, Khatami.
Namun tampaknya teokrasi Syiah Iran tidak akan mengizinkan Ahmadinejad atau Khatami untuk mencalonkan diri. Dewan Wali yang beranggotakan 12 orang, sebuah panel ulama dan ahli hukum yang pada akhirnya diawasi oleh Khamenei, akan memutuskan daftar calon akhir. Panel tersebut tidak pernah menerima perempuan atau siapa pun yang menyerukan perubahan radikal dalam pemerintahan negara.
(ahm)
Lihat Juga :