Siap Bersaing dengan Ahmadinejad, Ketua Parlemen Iran Daftar Pemilu Presiden

Senin, 03 Juni 2024 - 22:22 WIB
loading...
Siap Bersaing dengan...
Ketua parlemen garis keras Iran Mohammad Bagher Qalibaf bersaing dengan Mahmoud Ahmadinejad pada pemilu presiden Iran. Foto/AP
A A A
TEHERAN - Ketua parlemen garis keras Iran Mohammad Bagher Qalibaf pada Senin (3/6/2024) mendaftar untuk mengikuti pemilihan presiden pada 28 Juni. Dia mendaftar pada hari terakhir bagi para calon presiden untuk mengikuti pencalonan. Dia juga akan bersaing dengan Mahmoud Ahmadinejad, mantan presiden Iran yang sangat populer.

Masuknya Mohammad Bagher Qalibaf membawa kandidat terkemuka yang memiliki hubungan dekat dengan paramiliter Garda Revolusi negara itu dalam pemungutan suara untuk menggantikan Presiden Ebrahim Raisi, yang tewas dalam kecelakaan helikopter bersama tujuh orang lainnya pada 19 Mei.

Pemilu ini diadakan pada saat ketegangan meningkat antara Iran dan Barat mengenai program nuklir Teheran yang berkembang pesat, mempersenjatai Rusia dalam perang melawan Ukraina, dan tindakan kerasnya terhadap perbedaan pendapat. Sementara itu, dukungan Iran terhadap pasukan proksi milisi di seluruh Timur Tengah semakin terfokus ketika pemberontak Houthi Yaman menyerang kapal-kapal di Laut Merah akibat perang Israel-Hamas di Jalur Gaza.

Qalibaf, 62, awalnya menjadi pembicara menyusul serangkaian kegagalan dalam pencalonan presiden dan 12 tahun menjabat sebagai pemimpin ibu kota Iran, di mana ia membangun kereta bawah tanah Teheran dan mendukung pembangunan gedung-gedung tinggi modern. Dia baru-baru ini terpilih kembali sebagai pembicara.

Namun, banyak yang mengetahui Qalibaf atas dukungannya, sebagai seorang jenderal Garda Revolusi, dalam tindakan keras terhadap mahasiswa Iran pada tahun 1999. Ia juga dilaporkan memerintahkan tembakan langsung terhadap mahasiswa Iran pada tahun 2003 ketika menjabat sebagai kepala polisi negara tersebut.

Qalibaf gagal mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 2005 dan 2013. Ia mengundurkan diri dari kampanye presiden tahun 2017.

Berbicara kepada wartawan setelah pendaftarannya, Qalibaf mengatakan dia akan melanjutkan jalur yang sama seperti Raisi dan mendiang Jenderal Garda Qassem Soleimani, seorang tokoh yang dihormati oleh banyak orang di Iran setelah pembunuhannya pada tahun 2020 dalam serangan pesawat tak berawak AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Unik! Polisi Peru Nyamar...
Unik! Polisi Peru Nyamar Jadi Maskot Piala Dunia 2026 saat Tangkap Pengedar Narkoba
Rekomendasi
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Infografis
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Pengangguran Terbanyak di ASEAN, Indonesia Urutan Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved