Ini Strategi Rusia Mengglorifikasi Kemenangan Perang di Ukraina

Kamis, 30 Mei 2024 - 14:14 WIB
loading...
A A A
Buku-buku tersebut ditulis oleh Oleg Roy, seorang penulis buku anak-anak terkemuka Rusia dan pendukung vokal perang di Ukraina.

Komik tersebut menggunakan retorika anti-Barat, anti-Nato, dan anti-Ukraina yang telah lama dijajakan oleh otoritas Rusia. “Karena kebencian terhadap Rusia, negara-negara Barat mempersenjatai anak anjing neo-Nazi mereka di wilayah pendudukan Kyiv,” salah satu buku tersebut berbunyi.

Roy sebelumnya membuat serangkaian komik yang ditujukan untuk "pahlawan super Rusia" yang patriotik dan dipuji oleh media yang didukung Kremlin sebagai "jawaban Rusia terhadap DC dan Marvel".

Pada bulan September 2023, seri 23 komik bertema perang lainnya diterbitkan oleh blogger militer terkemuka Mikhail Zvinchuk, yang juga merupakan bagian dari Dewan Kepresidenan Rusia untuk Perang di Ukraina. Komik-komik ini diterjemahkan dalam bahasa Inggris, Arab dan China.

Kisah-kisah yang mereka sampaikan mengklaim didasarkan pada situasi kehidupan nyata dari perang di Ukraina. Kata-kata tersebut menyoroti keberanian dan tekad tentara Rusia, sementara bahasa yang menghina digunakan untuk menggambarkan tentara Ukraina, yang digambarkan sebagai pion jenderal Barat.

Beberapa cerita juga menggemakan narasi media yang dikendalikan pemerintah Rusia, yang mengklaim bahwa tentara Ukraina tidak memiliki motivasi untuk berperang, karena komandan mereka mengirim mereka untuk mati.

Baca Juga: Bagaimana Gerakan All Eyes on Rafah Bekerja Mempermalukan Israel dan Menguatkan Solidaritas Palestina?

Propaganda Menjelekkan Ukraina

Salah satu buku komik Zvinchuk menggambarkan pertempuran di desa Klischiivka di Ukraina timur, yang diklaim telah direbut oleh Rusia.

Ini bercerita tentang seorang tentara Ukraina bernama Mykola, yang menyerah kepada pasukan Rusia, menembak anggota batalionnya sendiri dan mengubah namanya menjadi Nikolai, varian Rusia dari namanya.

Dalam isu lainnya, dua operator drone Ukraina putus asa dan terpaksa menyerah, karena tidak mampu menghadapi keperkasaan kendaraan lapis baja Rusia, yang salah satunya disebut sebagai “cyborg”.

Komik Zvinchuk dipamerkan sebagai bagian dari pameran seni yang diadakan di kereta api yang melintasi Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
MSIN Paparkan Strategi...
MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved