Lebih dari 1.000 Orang di AS dan Kanada Terinfeksi Bakteri Salmonella

Rabu, 19 Agustus 2020 - 22:09 WIB
loading...
Lebih dari 1.000 Orang...
Lebih dari 1.000 orang di AS dan Kanada terinfeksi bakteri salmonlla yang terkandung dalam bawang merah. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Setidaknya 1.208 orang di seluruh Amerika Serikat (AS) dan Kanada terinfeksi bakteri salmonella yang terkandung dalam bawang. Begitu informasi terbaru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS.

Pada tanggal 1 Agustus, pemasok bawang yang berbasis di Bakersfield, California Thomson International menarik kembali bawang yang dikirim dari 1 Mei hingga 1 Agustus ke restoran dan toko di seluruh 50 negara bagian. Thomson International memperingatkan bahwa bawang merah, kuning, kuning manis, dan putih mungkin telah bersentuhan dengan bawang merah yang terkontaminasi salmonella.

Pada Rabu (19/8/2020), seperti dilansir dari Business Insider, CDC menaikkan jumlah kasus infeksi salmonella yang dikonfirmasi di AS dari 640 menjadi 869. Pada 14 Agustus, Badan Kesehatan Masyarakat Kanada mengatakan ada 339 kasus Salmonella yang dikonfirmasi terkait dengan bawang yang diimpor dari AS.

Setidaknya 116 orang telah dirawat di rumah sakit di AS pada 18 Agustus, dan setidaknya 48 telah dirawat di rumah sakit di Kanada pada 14 Agustus.(Baca: Kenali Sjogren's Syndrome yang Gejalanya Sering Dianggap Penyakit Umum )

Peta jumlah kasus CDC menunjukkan bahwa sebagian besar kasus yang dilaporkan terkonsentrasi di bagian barat AS, dengan jumlah kasus yang sangat tinggi di Oregon, California, Utah, dan Montana, meskipun kasus yang sama telah dilaporkan di 27 negara bagian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Laporan: Mossad Coba...
Laporan: Mossad Coba Rekrut Eks Presiden Ahmadinejad dalam Operasi Pergantian Rezim Iran
Caplok Tanah Palestina,...
Caplok Tanah Palestina, Israel Bangun 34 Permukiman Baru Rogoh Rp7,8 Triliun
Rekomendasi
Pemerintah Bakal Batasi...
Pemerintah Bakal Batasi Konten LGBT, Aturan Teknis Masih Disiapkan
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Berita Terkini
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved